23.headline news

65 5 2
                                        

Halo...
Apa kabar...

Gilak, lapaknya udah lumutan kelamaan update.

Gak mau bilang maaf karea nanti telat up lagi.

Ramein ya.

Happy reading

*****Nyatanya salju yang menyelimuti kota dari semalam hingga hari ini tidak membuat sekolah meliburkan kami

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*****
Nyatanya salju yang menyelimuti kota dari semalam hingga hari ini tidak membuat sekolah meliburkan kami. Dengan balutan jaket tebal yang dirangkap lagi dengan coat menyentuh betis, aku tetap masuk sekolah. Meskipun dari grup kelas mengatakan jika jam pelajaran hanya di kurangi namun absen kelas tetap berjalan.

Fyuuuh...

Padahal aku sudah membayangkan akan duduk disofa dengan selimut yang membungkus tubuh sambil memeluk popcorn didepan tv menikmati udara dingin. Namun informasi itu seketika mematahkan ekspetasi.

Pagi ini Ms. Hans tidak masuk dan ia pun hanya berpesan pada ketua kelas agar tidak ribut dan mengisi jam kosong dengan membaca di perpustakaan. Well, itu bukan ide yang buruk. Tapi bagi sebagian murid yang tidak begitu suka membaca, perpustakaan adalah tempat yang membosankan.

"Padahal aku sudah mendownload satu seri drama Korea untuk mengisi jam kosong." Keluh Leah ketika kami membuka pintu perpus yang tinggi menjulang. Sebagai siswa yang baik, aku, Leah dan Brandon memilih ke perpustakaan. Setidaknya selain membaca, kami bisa numpang wifian.

"Dan berakhir kau yang histeris sendiri melihat oppa-oppa yang menjadi pemeran utamanya karena tampan." Aku sudah menduganya lebih dulu. Hal itu bukan asing lagi, kan. Jika gadis-gadis sekarang akan heboh sendiri melihat para Oppa. Aku tau istilah Oppa-oppa Korea karena kadang iseng mencari boyband yang sedang Leah senangi. Terutama BTS, Seventeen dan TXT. Untuk drakornya, aku tidak begitu memperhatikan judul, yang intinya tentang standar kecantikan Korea yang dibintangi aktor sekaligus anggota personil Astro. Jika tidak salah ingat, namanya Cha Eun Woo.

"Setidaknya yang aku hebohkan bukan ketampanan pacar orang." Leah membela diri yang malah terdengar lucu.

Kami memasuki lorong buku yang berbeda setelah mengisi buku kunjungan perpus. Leah tentu saja mencari novel fiksi remaja yang akan membuatnya senyum-senyum sendiri ketika membaca. Sementara aku dan Brandon menyusuri lorong buku tentang sains-aku tidak tahu mau baca buku apa karena tidak punya rencana.

"Mau baca buku apa?" Setelah diam cukup lama, lelaki itu buka suara setelah menarik satu buku yang tidak begitu tebal. Melihat sekilas judulnya, ternyata anatomi katak. Ah, tiba-tiba aku teringat kejadian ketika aku tersayat saat membedah binatang berlendir itu.

Aku mengedikkan bahu, "Ntah." Karena dilorong ini hanya kami berdua jadi tidak mungkin bicara pada rak buku kan.

Ok, itu sangat konyol.

Unwanted StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang