1. Brandon Narrent Wilson

426 20 7
                                        

   Unwanted Story back!!

   Jangan lupa vomen.

   Tandai typo and...

    **Happy Reading**

    _________

          "Good morning everybody!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

   
      "Good morning everybody!"

      Seorang pria paruh baya dalam balutan kemeja abu-abu dan celana bahan yang warnanya senada memasuki kelas sambil menyapa dengan nada yang bersahabat. Seisi kelas pun membalas sapaan itu dengan intonasi suara yang sama.

        "Baik semuanya, seperti berita yang kalian dengar, kelas kita kedatangan siswa baru," Mr. Hans, guru yang akan mengajar pelajaran pertama hari ini meletakkan tas slempang besarnya diatas meja, masih dengan posisi berdiri, ia memandang keseluruh penjuru kelas dengan senyum yang terpatri diwajahnya.

        Bisikan-bisikan pun mulai terdengar. Beberapa siswa yang mungkin tidak terlalu mengikuti berita, mulai penasaran. Siapa dan dari mana siswa baru itu.

        "Okay," Mr. Hans menepuk tangannya sekali, kemudian menolehkan pandangan kearah pintu. "Masuklah!" Sambungnya.

       Semua atensi mengarah kedepan. Pada seorang lelaki bertubuh tinggi nan tegap yang sekarang sedang berdiri didepan papan tulis. Tidak hanya siswa perempuan, siswa laki-laki pun menjatuhkan rahang ketika melihat anak baru itu. Kulit putih yang nyaris mirip seperti salju, rambut hitam legam dan garis wajah yang tegas. Tampan. Itulah penilai pertama ketika semua siswi memandangnya.

        "Introduce yourself!" Pinta Mr. Hans pada anak itu.

        Dengan posisi kedua tangan berada didalam saku celana, anak itu berdiri dengan santai setelah berdeham pelan membuat beberapa siswi hampir menjerit. Ingat, hanya d e h a m a n.

        "I'm Brandon Narrent Wilson, nice to meet you." Singkat, padat dan jelas. Hanya dua kalimat itu yang meluncur dari bibirnya.

       "Okay Brandon, kau bisa menempati kursi kosong yang berada didepan Zeyra," titah kedua Mr. Hans setelah Brandon memperkenalkan dirinya. Guru tersebut menunjuk satu kursi yang memang sudah dua bulan kosong didepan ku.

        Dengan sekali anggukan, lelaki itu melangkahkan kakinya menuju meja yang akan menjadi tempatnya. Cukup banyak sapaan ketika Brandon melangkah, ntah itu sekedar menyapa atau bertanya soal kegemaran dan dari mana dia berasal. Tapi, semua pertanyaan dan sapaan itu tidak direspon oleh Brandon. Ia memilih duduk tenang setelah mengeluarkan buku catatan dari tasnya.

          *****
    
       Ntah Brandon adalah orang yang introvert atau karena masih beradaptasi dengan tempat baru, sepanjang pelajaran berlangsung, lelaki itu hanya diam fokus pada pelajaran yang dijelaskan Mr. Hans. Ia bahkan tidak terusik ketika aku dan Leah agak ribut dibelakangnya.

Unwanted StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang