Happy New Year!

1.7K 188 9
                                        

Sinar rembulan menyinari debur ombak, membentuk riak perak indah memukau. Angin bertiup halus, menemani malam yang panjang ini.

Malam ini di sebuah rumah yang hangat, tiga orang pria dewasa dan seorang balita tengah bersiap-siap merayakan malam tahun baru. Semua peralatan sudah dikeluarkan, teras belakang rumah itu sudah di dekorasi dengan sebaik mungkin. Pemandangan yang langsung menghadap ke arah pantai itu membuat suasana makin terasa istimewa.

Si kecil Souta sedari tadi sibuk mengoceh melihat ketiga saudaranya sibuk bersiap-siap. Ini adalah kali pertama mereka merayakan tahun baru bersama setelah kehadiran Souta. Sebetulnya ini adalah tahun kedua sejak Souta datang, tapi di tahun sebelumnya mereka tidak sempat untuk merayakan bersama-sama karena kesibukan masing-masing. Untungnya di tahun ini mereka dapat meluangkan waktu untuk berkumpul dan menciptakan kenangan baru bersama.

Kembali pada kesibukan persiapan malam tahun baru. Arion yang sedang mempersiapkan pembakaran yang akan mereka gunakan, Gin yang sibuk menata tempat karena mereka mengundang teman-teman yang lain, Harris yang berkutik di dapur mempersiapkan semua bahan bahan yang akan mereka santap nanti, dan si kecil Souta yang tengah duduk manis di kursi sembari memakan snacknya juga sesekali mengoceh lucu.

"Masih belum selesai, Gin?" Tanya Arion yang nampaknya sudah selesai dengan tugasnya.

"Tinggal tambah meja satu kayaknya" Gin menatap sekeliling, mencari apakah masih ada yang dibutuhkan.

"Ginn!"

Terdengar teriakan nyaring tak jauh dari sana, siapa lagi kalau bukan si kecil Souta. Balita itu berteriak memanggil Gin, tangannya sudah dipenuhi oleh sisa bumbu Snack yang menempel, disekitar mulutnya pun sama.

"Astaga Souta.."

Gin menghampiri Souta sambil mengambil tisu yang disiapkan diatas meja. Tangan Souta dibersihkan juga wajahnya. Baju yang dikenakan Souta juga kotor, sehingga mau tak mau Souta harus mengganti lagi pakaiannya.

"Kita ganti baju ya, malu kalau ada temen-temen datang baju Soutanya kotor." Gin mengangkat tubuh Souta perlahan, menggendongnya dan membawa si kecil ke kamarnya.

"Fwens? Mana?"

"Sebentar lagi datang, mereka masih di jalan."

Souta nampak bersemangat mendengar bahwa teman temannya akan datang. Sudah lama sejak mereka bertemu, dan Souta masih mengingat mereka.

Si kecil sudah siap dengan pakaian barunya, Gin memakai Souta jaket hangat juga Beanie agar ia tak kedinginan nantinya.

Ketika waktu mulai menunjukkan pukul 8 malam, satu persatu teman-teman yang diundang sudah mulai hadir. Mereka berbincang santai sambil menunggu yang lainnya datang.

"Souta, kamu mau ikut countdown juga nanti?" Tanya Key yang kini sedang duduk berhadapan dengan Souta.

Si kecil yang sedang memainkan mainan legonya hanya menatap Key bingung, tak begitu paham dengan perkataan wanita bersurai biru didepannya.

"Apah.."

"Duh, gimana ya jelasinnya." Key pun ikut bingung bagaimana cara berbicara menggunakan bahasa bayi.

"Kata kak Key, Souta mau ikut hitung pergantian tahun nanti malem kayak yang kita tonton kemarin gak?" Jelas Harris yang tak sengaja mendengar percakapan mereka berdua.

"Nah itu! thanks Ris."

"Em, Mau!" jawab Souta semangat.

Harris tertawa kecil, ia yakin Souta akan tertidur ditengah acara karena si kecil hanya tidur siang sebentar sebelumnya.

Disisi lain, ada Gin yang sedang memainkan gitarnya diiringi oleh suara halus Zaki. mereka membawakan lagu-lagu yang membuat suasana terasa semakin hangat. Sedangkan Arion, Garin, Krow dan Elya sedang asyik bermain permainan Uno sambil sesekali berteriak ketika salah satu dari mereka mengeluarkan kartu yang menyulitkan lawannya.

infantem.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang