Melihat bagaimana Siena masih menghindarinya seharian ini, membuat Diandra hanya bisa menghela nafas panjang. Padahal ia sudah sedikit menjelaskan tentang pesan asbun Varel, tapi sepertinya Siena tetap tidak percaya jika tanpa bukti.
"Aku belum pernah melakukan itu dengan siapapun. Bahkan jikapun aku mencintainya, aku tidak akan pernah melakukannya sebelum menikahinya."
"Pasti kau mengerti maksudku kan?"
"Tapi jika kau masih menghindar, dan mencoba menjauhiku, itu artinya kau memang tidak percaya padaku, dan lebih mempercayai omong kosong Varel."
Cara menjelaskannya tidak salah kan? Tapi jika dipikir lagi, mengapa Diandra tidak meminta Siena untuk percaya padanya? Apakah itu juga alasan Siena tetap menjauhinya karena ia tidak terlalu gigih meyakinkan perempuan itu?
"Aish, padahal lebih baik kau percaya padaku, karena aku tidak mungkin menghamili wanita yang masih menyimpan rasa cinta untuk adikku sendiri."
Diandra mengenal lebih dulu sosok Yena, karena wanita itu adalah adik kelasnya yang entah mengapa menarik sedikit perhatiannya. Awalnya Diandra mencoba diam-diam mencari informasi, tanpa ada seorang pun yang tau, termasuk teman-temannya.
Hingga ia mendengar kabar bahwa Yena sudah menjalin hubungan dengan bocah SMP, Diandra tidak lagi untuk mencoba mendekatinya. Karena sepertinya, tipe ideal Yena adalah seseorang yang memiliki usia dibawah dirinya.
Jadilah Diandra kembali menikmati masa putih abu-abu nya dengan tenang, hingga kemudian Sakura yang merupakan siswi pindahan datang. Sakura sepenuhnya menarik seluruh perhatiannya, terutama rambut merah muda miliknya.
Ada setitik rasa suka dihatinya, yang kemudian berubah menjadi semakin besar saat respon Sakura sangat baik. Diandra terus mendekat, dan tidak ada penolakan sedikitpun dari Sakura.
Hingga pada saat Diandra mengungkapkan perasaannya, tiba-tiba saja Sakura berkata bahwa ia bukanlah tipenya. Perempuan itu baik padanya karena Diandra asik dan juga ramah, tapi meskipun begitu Sakura tidak memiliki rasa ketertarikan sedikitpun padanya.
Itu adalah hari patah hati pertamanya, tepat sebelum hari kelulusan. Meskipun Diandra masih mempertahankan keramah tamahannya pada Sakura, tapi didalam lubuk hatinya terdapat setitik luka yang terus berdenyut sakit jika berdekatan dengan perempuan itu.
Setelah lulus SMA, Diandra mencoba melupakan Sakura dengan menyibukkan diri dengan tugas-tugas kuliahnya. Hingga tentang Siena yang teman-temannya katakan pun, Diandra tidak tau karena saking sibuknya.
Lalu setelah lulus S1, Diandra memilih melanjutkan pendidikannya di luar negeri, yang dimana itu adalah pertemuan pertamanya dengan Yena setelah beberapa tahun berlalu.
Sedari awal Diandra tidak berniat mendekatinya, hanya melihatnya dari kejauhan saja. Tapi entah mengapa, tiba-tiba Yena datang mendekatinya dan bertanya tentang Universitas ini. Tentu dengan senang hati Diandra sedikit menjelaskan, meskipun ia sendiri pun baru juga disana.
Tidak butuh waktu lama, mereka semakin dekat dan rasa ketertarikannya yang dulu sudah terkubur, kini kembali muncul kepermukaan.
5 bulan setelah kedekatan mereka, Diandra memberanikan diri mengungkapkan perasaannya, yang ternyata diterima dengan senang hati oleh Yena.
Semakin lama hubungan mereka, Diandra menjadi penasaran tentang kehidupan Yena, tak terkecuali kekasih saat SMA wanita itu.
"Aku dengar, dulu kau menjalin hubungan dengan bocah SMP, benar begitu?"
"Iya, dia cinta pertamaku yang sulit untuk dilupakan."
"Apa kau masih mencintainya?"
"Tentu saja, karena cinta pertama tidak akan mudah dilupakan begitu saja. Tapi karena sekarang aku sudah memilikimu, aku akan mencoba membuangnya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Surrogate Wife [END]
RomansaSiena merasa senang akhirnya bisa menikah dengan seseorang yang ia sukai sejak lama. Namun rasa senangnya itu hilang saat seseorang yang merupakan calon istri dari suaminya yang menghilang, tiba-tiba kembali. "Walaupun Yena sudah kembali, aku tidak...
![Surrogate Wife [END]](https://img.wattpad.com/cover/369209462-64-k27279.jpg)