Setelah semua fasilitas yang digunakannya dikembalikan pada Leo, salah satunya Apartemen ini. Diandra memilih mengemasi barang-barangnya, juga barang-barang Siena yang masih tersisa. Setelah dirasa semuanya tidak ada yang tertinggal, Diandra keluar dari Apartemen dengan menyeret dua koper, dan satu ransel dipunggung nya.
Sembari menunggu lift menuju lantai dasar, Diandra mengeluarkan ponselnya dan untuk kesekian kalinya menghubungi nomor Siena. Namun lagi dan lagi, panggilan itu tidak tersambung sekalipun, seakan nomor yang dipakainya sudah tidak lagi digunakan.
Saat pintu lift terbuka, Diandra kembali menyeret kopernya dan membawanya menuju mobil merah miliknya, mobil yang Diandra beli menggunakan uangnya sendiri. Setelah dua koper miliknya masuk, barulah Diandra memasuki mobilnya dan mulai menancap gas, meninggalkan kawasan Apartemen yang sudah 12 tahun ini menjadi tempatnya pulang.
Selama di perjalanan, Diandra menatap indahnya langit malam setelah atap mobilnya ia turunkan. Dulu Diandra sering bepergian dimalam hari seperti ini hanya untuk menenangkan diri, mencoba melupakan kegelisahan hatinya meskipun hanya sesaat. Tapi setelah meneruskan pekerjaan Leo, Diandra jadi tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri seperti ini.
Meskipun hanya sesaat menjadi penerus sementara, tapi Diandra senang. Karena hanya dengan hal itu, Leo menjadi sedikit memperhatikannya dan sering menyuruhnya untuk pulang. Jujur saja, Diandra menikmati saat Leo terlihat mengkhawatirkannya, meskipun Diandra tidak yakin jika Leo benar-benar khawatir padanya.
Mobilnya perlahan berhenti saat melihat restoran dengan aneka ragam ayam diseberang jalan. Tanpa pikir panjang, Diandra keluar dari dalam mobil dan mendekati restoran itu.
Diandra memesan semua anek ayam itu, terutama ceker ayam pedas yang mencuri perhatiannya. Tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pesanannya, setelahnya Diandra kembali memasuki mobilnya dan kembali melanjutkan perjalanannya yang sempat tertunda.
Sekitar 2 jam perjalanan, barulah Diandra sampai pada tujuannya. Setelah memasukkan mobilnya kedalam garasi, Diandra mengeluarkan kunci rumah didepannya dan bersiap untuk membukanya. Tapi entah mengapa Diandra tiba-tiba saja terdiam, melihat rumah ini mengingatkan pada mimpinya dulu.
"Aku ingin membangun sebuah rumah untuk keluarga kecilku, rumah yang jauh dari tempat Ayah, dan rumah yang jauh dari orang-orang yang aku kenal."
Itu adalah perkataannya saat Diandra berusia 17 tahun, dan rumah ini dibangun saat usianya 27 tahun. Butuh waktu 10 tahun untuk Diandra mewujudkannya, yang terkadang membuat Diandra ragu. 'Apakah nanti dirinya bisa membangun rumah impiannya?'
Dan semua itu sudah terwujud, hanya tinggal menempati rumah ini saja dengan keluarga kecilnya, yaitu bersama Siena dan anak-anak mereka nanti.
Saat pintu sudah terbuka, Diandra perlahan masuk dan menutup pintunya secara perlahan. Rumah ini gelap, sepertinya Pak Tua itu lupa untuk menyalakannya.
"Mungkin karena faktor usia."
Diandra menyewa seseorang untuk membersihkan setiap penjuru rumah ini, dan juga untuk menjaga agar lampu dirumah ini tetap menyala saat malam hari.
Setelah puas melihat-lihat, Diandra melangkah lambat menuju sofa dan menjatuhkan dirinya disana. Kepalanya mendongak, menatap lamat-lamat pada lampu gantung yang dulu ia pilih dengan penuh kehati-hatian.
"Padahal rumah ini belum ditempati sama sekali, tapi mengapa aroma manis Siena seakan memenuhi tempat ini?" Gumamnya heran sendiri. Sejak Diandra masuk tadi, aroma Siena terus menguar yang membuatnya aneh. Tapi kemudian kepalanya menggeleng, sepertinya Diandra mulai berhalusinasi karena terlalu merindukan Siena.
Tidak ingin larut dalam kesedihan lagi, Diandra memilih menaiki tangga dan membuka pintu kamarnya. Tapi lagi-lagi Diandra berhenti, menatap aneh pintu didepannya yang terpasang beberapa stiker.
KAMU SEDANG MEMBACA
Surrogate Wife [END]
RomanceSiena merasa senang akhirnya bisa menikah dengan seseorang yang ia sukai sejak lama. Namun rasa senangnya itu hilang saat seseorang yang merupakan calon istri dari suaminya yang menghilang, tiba-tiba kembali. "Walaupun Yena sudah kembali, aku tidak...
![Surrogate Wife [END]](https://img.wattpad.com/cover/369209462-64-k27279.jpg)