Surrogate Wife : 35

41.6K 1.2K 6
                                        

Entah sudah berapa lama Diandra tertidur, sehingga tubuhnya pegal-pegal seperti ini. Bangun dari tidurnya, Diandra celingukan menatap kamar Siena ini yang terasa sedikit berbeda. Padahal semuanya masih sama saja, tapi entah mengapa Diandra merasa ada sesuatu yang hilang.

Tidak ingin berpikir macam-macam, Diandra memilih turun dari ranjang dan berjalan lunglai menuju dapur. Lagi lagi Diandra celingukan, mengapa apartemennya terasa sangat sepi seperti ini? Seakan tidak ada kehidupan lain selain dirinya.

"Apakah Siena pergi keluar?" Gumamnya dan meneguk satu gelas air. Setelah dirasa dahaganya hilang, Diandra berniat kembali untuk mandi, tapi suara ketukan pintu membuatnya mengurungkan niat.

Saat pintu terbuka, Diandra melihat seorang pria asing yang menyodorkan sebuah map padanya.

"Paket untuk anda Tuan, tolong tandatangani ini."

Setelah memberikan tanda tangan, barulah Diandra menerima map itu. Dengan kening yang mengerut dalam, Diandra memilih membawa map itu kedalam kamar Siena dan menyimpannya diatas ranjang. Dan saat itulah pandangannya menemukan secarik kertas yang berada di samping bantal yang dipakainya tadi.

Seketika saja rasa curiga memenuhi hatinya, pikiran-pikiran buruk mulai berkumpul dikepalanya. Diraihnya secarik kertas itu, kemudian membukanya dan membaca deretan tulisan tangan yang membuatnya terdiam membeku.

Saat kau membaca surat ini, berarti aku sudah tidak ada lagi di sampingmu.

Aku memilih menyerah, aku lelah meskipun pernikahan ini baru berjalan 7 bulan saja, benar-benar baru seumur jagung🤧

Aku memang kuat mencintaimu dalam waktu yang lama, tapi aku tidak sekuat itu mendapatkan penolakan terus menerus darimu.

Kau tau? Aku sudah mencintaimu lebih dari 6 tahun ini secara diam-diam. Aku sudah menyukaimu sejak aku SMA, kau terlihat keren sehingga aku menyukaimu tanpa bisa dicegah.

Aku terus mencari tau tentang mu lewat teman-temanmu, dan dengan baik hatinya mereka memberikan informasi apapun tanpa aku minta.

Tapi sayangnya kau tidak memperdulikan sekitarmu, begitupun aku yang tidak berani mendekatimu saat itu. Karena aku pikir, tipe mu bukanlah anak kecil sepertiku.

Perbedaan usia kita 8 tahun, pasti kau baru mengetahuinya kan? Tentu saja, karena kau tidak sepeduli itu mengenai apapun tentang diriku.

Sangat disayangkan sekali ya cerita kita harus berakhir sampai disini? Ternyata aku tidak bisa lagi untuk terus memperjuangkanmu, sedangkan kau sendiri tidak sedikitpun peduli dengan perjuanganku.

Aku tidak akan berkata banyak, karena akan sangat membosankan jika aku menuliskan semuanya disini.

Intinya terimakasih untuk semuanya, maaf jika selama menjadi istrimu, aku terlalu kekanak-kanakan, cerewet, sering mengganggu dan membuat hari-harimu tidak tenang.

Sekarang tidak akan ada lagi mahluk menyebalkan sepertiku, kau bisa mencari seseorang yang pendiam dan yang bisa membuat suasana Apartemen mu tetap damai☺️

Oh ya, surat perceraian akan dikirim nanti sore, jangan lupa tandatangani ya, besok lusa seseorang akan datang untuk mengambilnya🙆

Salam cantik dariku🤗

-Siena Amora

Diandra menggeleng tidak percaya, kemudian meraih map yang tergeletak itu dan membukanya. Melihat isinya sesuai dengan apa yang tertera didalam surat itu, membuat Diandra seketika bersimpuh dengan masih menatap deretan kata disana.

Surrogate Wife [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang