Twenty Four. (VII)

24 4 1
                                        

14 days #G7 #7Q

Beberapa hari kemudian, Idia mulai lebih baik, dan merebahkan diri di karpet beludru—masih sertifikasi di Departemen Sihir. Di sisinya, ada Vil yang turut menonton sesuatu dari layar tablet si introvert; pertandingan voli. Antara 7Q dengan Deuce Spade, Sebek Zigvolt, Epel Felmier, Ruggie Bucchi, Floyd Leech, Silver, dan Rook Hunt. Pertandingan itu membuat Idia dengan Vil cekikikan saat gadis-gadis mereka direkam dalam akun Night Raven College saat pertandingan berlangsung. Secara live, komentar-komentar masuk, sampai membentuk tagar 7Q di media sosial Magicam.

Sekalian baca-baca komentar, keduanya geli sendiri.

"7Q SEMANGAT!!!!!"

"Punggawa wanita Night Raven mulai beraksi!"

"Shijie Yinyue, bolanya jangan dihancurkan lagi. Capek saya nyarinya."

"Kakak Russet, bolanya jangan dilapisi duri kaktus!"

"Princess Dilara! Kapan pulang kampung!?"

"LEAAAAAAAAAAAAAAAAAH!!"

"Nona Esme, ayo jangan ketiduran!"

"NAHLA! HIPNOTIS MEREKA DENGAN SIHIRMU!"

"Demi apa, ANDELA PAKAI BAJU AZUL!?"

"MENYALA GADISKU!" Ini komentar dari akun Divus Crewel yang dapat centang biru.

Dan masih banyak komentar yang saling bersahutan. Dominasinya semangat untuk 7Q, tapi tak ketinggalan pula kobaran untuk pemuda yang menjadi lawan mereka. Sorak sorai lapangan indoor begitu ramai. Smash saling dilakukan. Seperti biasa, bakat 7Q kebanyakan di bidang olahraga seperti ini. Lihat betapa lenturnya tubuh Leah. Pukulan telak Yinyue. Andela yang teradahan, namun itu semua hanya kepalsuan yang dilihat oleh pihak lawan. Wajah datar Russet, namun ia yang senantiasa mencetak skor. Nahla, dan Dilara yang berdiskusi lewat lirikan mata sebelum melakukan smash bersama. Naleera yang tahu-tahu dapat julukan ratu voli.

Dan pemuda-pemuda yang meladeni mereka terbakar api determinasi. Mereka tidak pernah meremehkan 7Q jika pertandingan begini. Deuce yang membara sportif untuk menang. Sebek tak kalah menyala. Ruggie yang menyusun taktik picik, lalu sadar bahwa di 7Q ada Andela yang sama berbahayanya karena terlalu banyak bergaul dengan antek-antek Octavinelle. Epel tidak mau kalah semangat. Dan mata hijau Rook yang menelaah wanita-wanita muda itu satu persatu. Floyd cekikikan tak jelas, karena mood-nya selalu bagus jika bersama 7Q. Dan Silver yang manggut-manggut saja untuk meladeni kemauan Sebek—Sebek menyeretnya dalam pertandingan ini.

@briarqueen_1801

"tolong, itu ratunya udah mau ketiduran di lapangan."

Malleus di-tag. Idia ngakak. Yang ngetag kebanyakan murid Night Raven College yang usil.

"Malleus-shi. Ditag, nih." Idia terkekeh. Malleus lalu mengampirinya, membuat Idia dengan Vil langsung duduk untuk menyaksikan pertandingan itu bersama.

@azu(la)ttone_1224

"ANDELA PAKAI BAJUMU, YA!?"

@asimsahar_1325

"coba disemangatin tunangannya."

@LeonaKingscholar

"net-nya hampir bolong sama leah."

@rosyshroudy1817

"itu mbak russet lagi musim semi, tuh. coba diliat dulu."

@v.schoenheit

NestaStories to obsess over. Discover now