19. Kidnapping

1.3K 23 0
                                        



    Dinding berwarna hitam yang pekat membuat suasana kamar yang remang itu semakin gelap. Kamar ini seolah dengan sengaja tidak diberi penerangan yang cukup untuk membuat suasana semakin mengintimidasi seseorang yang menjadi penghuni di dalam nya. Suasana di dalam kamar itu nyaris kosong, hanya di isi oleh meja nakas kecil di samping tempat tidur dengan lampu kecil yang ternyata menjadi penerangan satu-satunya dikamar ini. Kamar itu terlihat rapih dan bersih, secara samar tercium aroma bunga menenangkan dan membuat suasana yang melingkupinya menjadi damai yang seolah terbalik dengan keadaan kamar gelap yang sedikit mencekam itu.

Grace mengedarkan pandangan nya dengan waspada menatap kamar asing yang sebenarnya tidak terlalu buruk itu, kamar itu terlihat nyaman dengan perabotan minim yang membuat ruangan nya semakin luas dan dingin. Tak lupa lemari besar serta kaca yang memenuhi satu sisi ruangan itu membuat Grace bisa menilai dengan seksama dan tak ingin melewatkan sedikitpun dengan detail.

"Kau bisa beristirahat di kamar ini."

Suara berat dengan nada tegas itu berhasil membuat Grace menoleh, tatapan nya mengarah kepada Kale dengan menilai, dan ketika dilihatnya Kale tidak menunjukan gerak gerik untuk menyerangnya, Grace melemaskan kedua bahunya dan tak merespon ucapan Kale barusan kemudian langsung menuju ranjang besar di tengah ruangan dan mendudukan dirinya di atas ranjang itu.

Grace mengalihkan tatapan ke arah Kale yang sedang menatapnya tanpa kata. Sejak pertemuan mereka kembali beberapa saat lalu, Kale memang tidak berusaha memakai topeng dengan sikap manis dan lembutnya lagi kepada Grace dan dirinya merasakan bahwa Kale tampak berbeda dengan pria yang berkenalan di halte bersama nya tempo hari. Meskipun tidak berpura-pura lembut dan memakai topengnya lagi, namun sikap Kale juga tidak kasar dan tidak menyakitinya sejauh ini. Bahkan masih diingatnya dengan jelas bagaimana dirinya bisa berakhir disini, bersama Kale.

Pria itu mengepungnya dan sepertinya merubah rencana nya. Karena pada awalnya Kale memberinya kesempatan untuk berfikir apakah akan bekerjasama dengan nya atau tidak, memutuskan Kale untuk bersikap seperti apa kepada Grace nantinya, namun setelah beberapa saat, Kale membawa serta anak buah nya untuk menculik Grace secara paksa dan memutuskan menjadikan dirinya tawanan Kale didalam rumah besar bak istana miliknya. Di saat situasi mendesak dan Grace dengan otak cerdiknya akhirnya berhasil menilai situasi dan memutuskan untuk melembutkan sikapnya dan tidak memberikan perlawanan yang sulit kepada Kale. Pria itu pada awalnya berniat untuk membiusnya dan membawanya paksa, menculiknya dan menjadikan nya tawanan untuk ditebus secara mahal oleh Ken. Entah apa yang diinginkan Kale dari Ken, yang Grace tau adalah dirinya yang menjadi bahan untuk ditebus oleh Ken jika pria itu menganggapnya berharga dan rela kehilangan sesuatu yang merupakan persyaratan Kale untuk menebus dirinya dengan baik dan selamat. Seolah hidup Grace sekarang berada ditangan Ken. Apakah pria itu bersedia membawanya pulang dan menyelamatkan nya ataukah justru memilih untuk membiarkan nya dan menjadikan nya tawanan Kale dan tidak tau akan berakhir seperti apa jika Ken tidak perduli dengan dirinya dan memutuskan untuk tidak menebusnya.

Kale melangkah mendekat, Grace yang melihat pria itu semakin berjalan ke arahnya dengan langkah tegas sedikit beringsut namun tak menunjukan wajah takutnya yang kentara. Karena dari apa yang di pelajarinya selama berhapan dengan Kale, pria itu akan semakin senang ketika tau bahwa Grace ketakutan, namun jika dirinya berani menghadapai Kale dan bersikap tenang, justru pria itu tidak berani menyakitinya sama sekali. Grace bahkan tidak akan sampai disini dengan sadar dan selamat tanpa kekurangan satu apapun jika dirinya memberontak dan menyulitkan Kale, namun dengan kesadaran penuh dan ingin membuat dirinya tetap aman, Grace memilih untuk diam dan menurut ketika Kale memperintahkannya untuk mengikuti pria itu jika tidak ingin di sakiti, dan Grace menurut. Karena meskipun Grace memberontak sekuat tenaga dan menangis berteriak meminta tolong, Grace tetap akan di culik bahkan mungkin dengan cara yang paling kasar karena mengancam posisi Kale.

My Friend's Husband Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang