34. The Worst Palace

1.7K 23 2
                                        




Masih terasa jelas di ingatan Grace tentang pesta pernikahan megah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Kale tumbuh dikeluarga yang begitu rumit, terlalu dini bagi Grace untuk menyimpulkan segala sesuatu yang berurusan dengan keluarga pria itu. Namun setelah beberapa kali interaksi yang terjadi di antara mereka, Grace menyaksikan sendiri bahwa keluarga mereka bukanlah keluarga yang harmonis. Banyak tipu muslihat yang terjadi, mereka tumbuh bersama hanya untuk formalitas semata, kasih sayang dan cinta apalagi keluarga yang cemara tidak ada sama sekali di dalam nya.

Grace merasa beruntung karena Cakara tak pernah merasa tersaingi olehnya, Cakara juga tak pernah bertingkah seolah mendukungnya tapi malah menusuk dirinya dari belakang. Cakara dengan tulus menyayanginya tanpa maksud tertentu, hanya tindakan pengecut Cakara saja yang terkadang membuatnya muak.

Kale sebenarnya tak pernah mengizinkan nya untuk bertemu keluarga besar pria itu setelah hari pernikahan mereka. Memilih untuk menganggap bahwa Kale sudah tidak memiliki keluarga, seperti yang pria itu lakukan selama ini, namun entah mengapa banyak kejadian yang membuat mereka harus sering berinteraksi satu sama lain, terlebih dengan Remus. Ayah Kale itu seperti sengaja menampakan diri dan mengakrabkan diri kepada Kale, yang sebelumnya sangat jarang terjadi, bahkan tidak pernah. Grace menyesali keputusannya kala menerima lamaran Kale dan harus masuk kedalam kehidupan kelam antara pria dan keluarganya. Begitu banyak misteri yang terjadi, dan kehidupan nya berubah drastis ketika secara resmi dirinya telah menjadi istri Kale.

Seperti saat ini, jantung Grace berdetak kencang, berbeda jauh dengan langkah tenang nya saat memasuki pekarangan rumah megah bak istana itu. Remus mengundang mereka untuk datang dan menghadiri makan malam dirumah pria itu. Kale tentu saja menolak dan tak akan sudi untuk datang memenuhi undangan itu jika saja Grace tak memaksanya untuk datang dan menghadiri sebagai bentuk menghargai undangan Remus yang mungkin tak akan terjadi dua kali.

Mereka bertengkar dengan hebat. Hubungan Kale tak begitu baik dengan keluarganya, dan tak ada alasan untuk Kale untuk datang memenuhi undangan itu, Kale tidak mempunyai hak untuk menghargai siapapun di keluarganya, bahkan Kale merasa tak perlu menghargai ayahnya sendiri.

Namun tentu saja Grace tak akan tinggal diam. Kebiasaan Kale dalam mengendalikan sesuatu yang dimilikinya ternyata tak berpengaruh bagi Grace. Wanita itu terlalu keras kepala hanya untuk dikendalikan.

Dan disini lah mereka sekarang, dengan setengah hati Kale menuruti ucapan nya. Datang ke acara makan malam itu sebagi bentuk penghormatan, namun sesungguhnya, Grace sangat ingin tau rencana apa yang sedang di persiapkan oleh Remus kepada mereka. Tentu saja Remus tak mengundang mereka secara cuma-cuma. Grace cukup mengenali sifat dari ayah mertuanya itu dengan seksama, tak terlalu sulit untuk menilai bagaimana karakter Remus yang sesungguhnya, karena Ken dan Kale memiliki sifat yang sama dengan ayahnya. Penuh tipu daya mematikan dan kelicikan yang memenuhi di setiap pergerakan mereka.

Kale tak main-main saat mengatakan bahwa akan menggerakan seluruh pengawalnya untuk berjaga di area rumah ini. Menyatu dengan pengawal Remus yang berjumlah banyak, yang bertugas mengamankan istananya dengan penjagaan ketat. Kale akan selalu berjaga-jaga dan tak akan lengah sekalipun itu berurusan dengan keluarganya sendiri. Sebutan keluarga terdengar begitu berarti untuk di ucapkan, kala hubungan mereka tidak bisa disebut dengan keluarga.

"Kita hanya akan sebentar disana. Jadi tak perlu berbicara apapun kepada mereka."

Grace menoleh saat Kale mengelus kepalanya, memberikan perintah itu dan tak menerima penolakan sedikitpun. Grace sudah membawanya sampai sejauh ini, melanggar batasnya hanya untuk mewujudkan keinginan wanita itu, jadi membalas kebaikan Kale dengan menjadi penurut bukanlah hal yang sulit.

Kale tersenyum kecil saat melihat anggukan Grace, tak banyak mendebatnya seperti biasa, membuat ketegangan Kale sedikit memudar meskipun tetap tak akan melonggarkan pengawasannya, terlebih ketika mereka telah sampai di depan pintu utama rumah itu. Pelayan menyambut mereka dengan hormat, seolah kehadiran mereka merupakan hal yang paling di nanti-nanti dalam jamuan makan malam kali ini.

My Friend's Husband Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang