11. Meet Again

3.7K 41 2
                                        



Ken...

Bukan kah pria itu sedang berada di Jepang karena pekerjaan nya? Mereka bahkan tidak bertemu seminggu ini karena nya. Membuat Grace bisa sedikit bernafas lega akan ketidakhadiran pria itu selama seminggu ini. Membuat mereka sedikit berjarak meskipun Ken selalu terus-terusan menghubunginya selama pria itu berada di Jepang. Namun dengan kekeraskepalaan nya seperti biasa, Grace hanya beberapa kali saja menjawab panggilan telepon dari Ken ataupun membalas pesan nya, Grace bahkan lebih sering mengabaikan pesan pria itu.

Seolah tak henti untuk selalu mengganggu dan memperovokasinya, Ken setiap hari selalu menyuruh bodyguard nya untuk berkunjung ke apartemen Grace, entah untuk mengantarkan makanan, membelikan pakaian yang tak perlu, atau bahkan mengirimkan pesan melalui bodyguard nya jika pesan dari Ken di abaikan nya. Grace menanggapi itu semua sambil lalu, membuat beberapa kali Ken mengancam akan segera kembali dari Jepang jika Grace sampai mengabaikan pria itu lagi.

Namun sosok yang berdiri di depan sana benar-benar Ken.. Pria itu bahkan menatap ke arahnya dengan tajam, setelah belakangan ini selalu bersama Ken, baik di atas ranjang maupun hadir di dalan keseharian pria itu, Grace menyadari bahwa Ken tidak sebaik yang ditampilkan nya. Kesan pertama Ken yang sangat baik dan ramah saat di Bali tempo hari hanyalah topeng semata. Sesungguhnya pria itu berhati keras, jarang tersenyum, dan benar-benar menindas semua orang yang berada di bawah kuasanya. Termasuk Grace.

"Itu Ken.." Niva terkesiap terkejut, lalu melemparkan padangan ke arahnya.

Meskipun Grace juga sama terkejutnya tapi dirinya berusaha untuk tenang dan menjaga sikap di hadapan teman-teman nya, seolah-olah kehadiran Ken memang di ketahui olehnya. Meskipun tak berkata apapun, namun jantung Grace serasa di remas dan keringat dingin mulai membanjirinya saat pria itu semakin maju ke depan dan bergerak ke arahnya. Ken tidak cukup gila untuk mendatangi dan membuat heboh ribuan manusia yang ada disini kan? itu sangat berbahaya.

Grace memandang Ken dengan penuh arti, seakan menyuarakan semua yang ada di dalam pikiran nya agar pria itu berhenti dan tak bersikap bodoh.

"Kenapa dia ada disini."

Hans yang cukup terkejut namun mampu menguasai diri langsung keheranan, lalu menatap ekspresi Grace yang datar dan tengah menatap pria itu yang mulai melangkah masuk semakin dalam.
"Dia tidak akan berani datang dan menemuiku." bisik Grace pelan, seolah berusaha meyakinkan dirinya sendiri dan menenangkan dirinya dengan kalimatnya barusan.

"Baiklah. Mari kita lihat saja, cantik." gumam Lois di sampingnya yang juga menunjukan penasaran yang sama. Kini mereka semua menanti dengan penasaran yang memuncak. Meskipun mereka tidak tau hubungan seperti apa yang di jalani oleh Ken dan Grace, tapi mereka tidak pernah berusaha bertanya lebih dan membuat Grace tidak nyaman, mereka hanya tau tentang Ken yang menjadi kekasih Grace dan pria itu sangat posesif. Mereka juga tidak memusingkan kenapa mereka memutuskan untuk backstreet.

Jantung Grace semakin berdetak tak terkendali saat pria itu hampir mencapai meja dimana dirinya dan teman-teman nya sedang duduk dan minum, memejamkan mata dan meyakinkan diri sendiri bahwa Ken tidak akan semudah itu membuat hubungan mereka terbongkar. Pria itu harus berpura-pura tidak mengenalnya jika ingin mereka tetap aman.

Dan benar saja, begitu Ken mendekati mejanya, tanpa melirik ke arahnya lagi, pria itu melangkah lurus ke depan ke arah podium dan panggung besar tempat dimana terjadinya acara yang tengah berlangsung. MC yang melihat Ken tengah menuju ke arah depan dengan semangat menyambut dan mempersilahkan pria itu naik ke atas panggung untuk memberikan sambutan, setelah sebelumnya pria itu berjabat tangan dengan Direktur perusahaan untuk memberikan ucapan selamat secara hormat.

My Friend's Husband Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang