26. Make a Decision

1.2K 26 3
                                        



     Mata Grace memandangi keadaan di sekeliling dan menilai situasi, rasa takut yang teramat besar mengambil alih saat ini, terbesit rasa ingin kabur di sela rasa takut yang mendera, namun fikiran bodoh itu segera di enyahkan nya. Tidak ada kesempatan kabur di saat seperti ini, karena bukan hanya Ken yang akan di hadapinya, namun juga ada Kale. Menghadapi salah satu dari mereka saja Grace tidak akan bisa kabur dengan mudah, apalagi ditambah saat ini jika ada mereka berdua dan berada di satu tempat yang sama. Tentu saja mereka tidak akan melepaskan Grace dengan mudah.

Grace sedikit terhuyung saat Kale membalikan tubuh ke arahnya. Perkataan Ken sebelumnya sudah di tolak mentah-mentah oleh Kale, namun itu semua tidak menjadi mudah saat Ken kembali menantang dan terus mengatakan kalimat-kalimat yang membuat amarah Kale berkobar, aura mengerikan pria itu terlihat jelas dan membuatnya merinding ketakutan, namun terlihat jelas tatapan Kale juga menyiratkan kegelisahan dengan apa yang akan dipilihnya.

"Lepaskan Grace dari jangkauan mu, kau tidak bisa terus menyembunyikan nya, dia harus berada di posisi tengah untuk mulai memilih."

Kale hanya bergeming mendengar kalimat Ken barusan. Pria itu menatap Grace dengan pandangan yang sulit di artikan dengan lama, tatapan nya seolah menyiratkan ketakuan luar biasa yang sebelumnya tidak pernah hadir di wajah pria itu, Kale yang dikenal nya akan selalu percaya diri dan tidak pernah menunjukan kegelisahan nya, pria itu akan selalu bersikap tegas seolah tak pernah merasakan kalut sama sekali, bahkan saat dirinya tertembak tempo hari, Kale tidak menujukan rasa sakit yang semestinya.

"Apa kau bersedia melakukan nya?" Kale bertanya dengan nada rendah, seolah cukup kesulitan untuk mengeluarkan suaranya untuk sekarang.

Berbanding terbalik saat melakukan perdebatan dengan Ken tadi dengan suara yang amat lantang, kini suara Kale terdengar seperti geraman yang bahkan hanya bisa di dengarnya. Grace hanya mampu terdiam dan tak menjawab apapun, Grace bahkan tidak tau apa yang akan terjadi kepadanya sebentar lagi, dua orang pria ini membuatnya harus berada di situasi yang sulit dan kini harus kembali membuatnya memilih pilihan yang cukup sulit.

Mata Grace melirik ke arah Ken sekilas, Ken menatapnya dengan padangan penuh harap, seolah memaksa Grace untuk menyetujui usulan nya, karena perdebatan mereka akan semakin panas dan terus berlanjut jika mereka memaksa bertarung dan mengadu kekuatan, tawaran yang diberikan Ken membuat mereka meminimalisir kekacuan dan keributan bahkan mungkin pertumpahan darah jika mereka terus memaksakan untuk saling menyerang. Grace terpaku dalam tatapan Ken, dan menyadari saat Ken memberikan perintah kepada Paul yang merupakan anak buahnya melalui tatapan matanya. Seketika Paul maju, posisi pria itu yang tadinya berdiri di belakang Ken dengan senjata yang terarah kepada Kale, kini maju ke depan dengan kedua tangan terangkat di atas kepala, menandakan bahwa pria itu maju ke depan bukan untuk berniat menyerang.

Grace terkejut saat Paul mengarahkan sebuah benda berbentuk remote kecil kepadanya. Tak berniat menyambutnya sama sekali, Grace hanya terdiam terpaku seolah berperang dengan fikiran nya sendiri.

"Terimalah benda ini, nona. Benda ini adalah alat pelindung untuk anda, tempat ini sangat berbahaya untuk anda yang tidak menggunakan keamanan apapun untuk tubuh anda."

Paul memberikan senyuman tipisnya kepada Grace, berniat membujuk Grace agar segera menerima benda itu untuk dirinya. Namun belum sempat Grace menerimanya, Kale mengarahkan tatapannya kepada Paul dengan tatapan tajam mematikan, membuat aura pria itu terlihat seperti ingin membunuh yang kental.

"Singkirkan benda apapun itu darinya. Kau bisa saja membuat jebakan, bukannya berfungsi untuk melindunginya, namun bisa saja benda itu akan membahayakan dirinya." Kale kembali mengarahkan tatapan nya ke arah Grace dan berniat untuk membawa Grace masuk ke dalam kapal untuk melindunginya.

My Friend's Husband Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang