Grace mengerjapkan mata perlahan saat kesadaran menghampiri dirinya, dilihatnya bahwa waktu menunjukan masih dini hari yang berarti baru satu jam dirinya tertidur.
Setelah bercinta dengan Ken yang tidak mau melepaskan nya setelah dia harus memohon karena rasa kantuk dan lelah mulai menderanya, akhirnya Ken membiarkan dirinya terlelap dengan nyenyak. Matanya melirik ke arah belakang, dimana Ken memeluknya dengan erat dari belakang, pria itu sedang tertidur.
Cukup jarang pria itu bisa tidur bersama nya, Ken akan selalu pulang kerumahnya setelah selesai dengan Grace, hanya beberapa kali saja mereka tertidur bersama seperti itu setelah bercinta. Perlahan Grace melepaskan tangan Ken yang memeluk pinggang nya, kedua kaki Ken membelit kakinya dibawah sana, mengunci pergerakan apapun yang hendak di lakukan nya. Rasa haus kembali menyerangnya hingga membuat Grace berusaha sekuat tenaga menyingkirkan tubuh Ken yang membelit tubuhnya. Grace berusaha tidak menimbulkan banyak pergerakan yang akan membangunkan Ken dari tidurnya, namun tetap saja, pria itu seketika membuka matanya dan berusaha mengumpulkan nyawanya kemudian menatap Grace yang sudah setengah duduk di atas ranjang dan bersiap untuk turun.
"Ada apa?" tanya Ken serak.
"Aku haus."
Ken mengusap wajahnya, tatapan nya teralih ke arah meja lampu tidur yang berada di sebelahnya. Air minum telah tersedia disana, dan Ken bergegas memberikannya kepada Grace yang masih setengah duduk.
"Minumlah."
Tanpa perlawanan Grace bergerak meminum air di dalam gelas itu hingga tandas, kemudian meletakan gelas itu di meja sebelah ranjang nya kembali.
Ken membuka kedua tangan nya, mengisyaratkan untuk Grace masuk ke dalam pelukan nya lagi. "Tidurlah lagi, ini masih tengah malam."
Grace hanya menatap uluran tangan Ken dan terdiam seolah menimbang, akan kah menerima nya atau justru menolak dan menentang pria itu seperti biasanya. Melihat keterdiaman Grace membuat Ken beringsut mendekat, membawa tubuh wanita itu kembali berbaring dan Ken kembali memeluknya, menenggelamkan kepala Grace di dada bidangnya lalu menarik selimut hingga menutupi tubuh telanjang mereka berdua. Ken mencium kening Grace dan membelai rambut halus wanita itu dalam senyap. Grace menggeliat dan membuat gerakan yang mulai membangkitkan gairah Ken lagi tanpa sadar.
"Aku tak berjanji tidak akan bercinta dengan mu lagi jika kau tidak tidur sekarang." bisik Ken sensual di telinga Grace dan memberi kecupan ringan yang memancing gairah Grace kembali.
Grace tersenyum kecut, Ken tidak bisa mengaturnya dan jika sekarang Grace tidak ingin tidur, maka Ken harus menurutinya. Dengan perlahan Grace melepaskan pelukan Ken dan membalikan posisi. Kini Grace berada di atas tubuh Ken, mendudukan dirinya di atas pangkuan pria itu yang sedikit terkejut dengan aksi nya barusan.
"Aku tidak ingin tidur, aku ingin bercinta lagi."
Bisik Grace menggoda pria di bawahnya yang telah gelap mata melihat posisinya yang menggoda. Grace merangkak di atas tubuh Ken dengan sensual, dan bisa di bilang ini adalah pertama kali Grace bersikap seperti ini kepada Ken. Percintaan mereka sebelumnya selalu Ken yang mengambil alih, bahkan Grace hanya diam dan tak membalas apa yang Ken lakukan atas tubuhnya. Meskipun menikmatinya tapi Grace merasa terlarang jika harus membalasnya. Namun sekarang, Grace tidak akan setengah hati lagi, Ken sudah terlalu sering menidurinya dan sekarang Grace yang akan membuat pria itu jatuh dalam pesona nya dan berlutut dikaki nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Friend's Husband
RomansaMenjatuhkan pilihan kepada seseorang yang salah, lalu memilih melanjutkan dan menjalani nya. Cinta yang dipaksakan begitu nyata sehingga membuat Grace harus menyakiti perasaan wanita lain nya. Grace dan Ken memulai semuanya dengan sadar, lalu merek...
