Romance

1.9K 107 4
                                        

****
Karena prilly masih gk percaya, dengan cepat prilly menghubungi gritte.

"Hallooooo priil....." Teriak gritte dari seberang sana.

"Ihhhhhh... Sakit tau telinga gue. Eh gue mau tanya. Itu yang lo kirim ke Ali beneran ya?"

"Iyaaa,, masa gue becanda dengan hal itu Prill"

"Iya sih, waktu gue di rumah sakit. Ali juga di telfon sama Marsha. Ali bilang kemana aja belakangan ini? Kok menghilang? Terus dia minta uang gitu sama Ali, dan Ali nya langsung tf. Padahal waktu itu Ali bilang, kalau Ali sayang banget sama Marsha, rindu banget sama Marsha. Kenapa dia tega ya sama Ali. Matre tu cewe"

"Apa? Lo dirumah sakit? Siapa yang sakit?"

"Ya gue, waktu itu badan gue panas banget. Tapi jangan bilang mama papa ya, ntar mereka khawatir"

"Iyaa iyaaa.. Sekarang lo gpp kan?

"Udah gpp kok"

"Hmmm syukur lah. Iyaa sih, kayaknya pacar Ali yang sekarang licik banget. Lo tau lah, Ali kan anak orang tajir, siapa coba yang gk kepincut? Ali kan  orangnya gk pernah nolak kalau orang yang dia sayang minta sesuatu"

"Oohh gitu ya? Heran gue liat cewe sekarang, matre sih boleh tapi gk gitu juga. Gk gue banget"

"Iya juga sih.. Yaudah gue mau keluar ini.. Gk kelar kelar deh gue"

"Hahah iya iyaaa, bye Ittee mmwwah"

"MmmwWaah"

* * * * * * * * * *

Tiba Tiba gritte kembali mengirim pesan line kepada Ali.

"Li, besok prilly ulang tahun"

"Beneran te?" Balas ali

"Iyaa, sumpah lu kasih apa?"

"Hahah gk kasih apa apa, gue cuma kasih hati gue aja. Kayaknya lama kelamaan gue sayang sama dia" ucap Ali blak-Blakan.

" Ahahah ciyee ciyee Tuhkan, lo kesambet sama manjanya prilly"

"Eh iya loh, dia manja banget. Tapi beda banget dengan Marsha. Dia termasuk mandiri loh tee, biarin aja Marsha pergi sekarang gue mau deketin prilly lagi"

"Oke oke.. Lu jangan buat dia nangis ya. Awas aja lu !!"

"Iya, iyaa gue mau keluar dulu beliin dia sesuatu. Wkwkwk bye"

*AUTHOR POV*

Tepat pukul, 11.45 Ali Bremouli kembali Kerumah dengan membawa satu kue berbentuk hati berwarna pink ungu dengan tulisan "Happy days my cerewet" dan tertancap lilin angka 20.

Ternyata Ali membawa beberapa orang. Dan orang itu membawa puluhan balon dan 20 mawar putih yang masih hidup sesuai dengan umur prilly saat ini 20 dan di ikat menjadi satu.

Ali melangkah dengan orang suruhan nya begitu pelan. Begitu orang orang suruhan nya pulang, Ali membuka pelan pintu kamar prilly. Sepertinya prilly Queen lupa mengunci pintu kamar tidurnya yang membuat Ali Bremouli dengan mudah meluncur kedalam kamar prilly Queen.

Kamar prilly cuma di terangi oleh cahaya lampu tidur yang berwarna kuning. Ali tersenyum melihat prilly tertidur. Prilly tidur dengan begitu anggun sambil memeluk boneka doraemon yang sempat ia bawa dari Indonesia.

Dengan pelan Ali melepas balon yang di isikan oksigen itu ke langit langit kamar prilly. Balon itu berwarna ungu dan pink dengan warna tali yang sama. Ada 13 balon pink dan ungu yang berdiri tegak tersusun secara rapi di atas lantai menghadap prilly tidur balon itu mempunyai tulisan " H A P P Y B I R T H D A Y" dan balon yang lain nya Ali sebar di lantai kamar prilly dan sebagian di atas tempat tidur prilly.

Bunga yang di ikat jadi satu Ali pegang sebelah kiri dan di simpan di belakang punggungnya. Sedangkan tangan kanan, Ali memegang kue yang berbentuk hati itu dengan lilin yang sudah menyala. Tapi Sebelumnya Ali sudah, memasang sebuah handicam di sudut ruangan kamar prilly. Begitu semuanya mulai terekam, Tepat jam 12 Ali berdiri di belakang balon yang di susun secara rapi bertulisan "HAPPY BIRTHDAY". Ali sengaja menginjak salah satu balon yang ada di lantai untuk membangun kan prilly.

Perlahan namun pasti, prilly terbangun dan mulai membuka matanya. Sepertinya prilly berasa di alam mimpi saat melihat langit kamarnya di penuhi balon.

"Happy birthday to you.. Happy birthday to you.. Happy birthday Happy birthday.. Happy birthday cerewet..🎶"

Ali melantunkan lagu ulang tahun itu dengan senyum tampan nya. Seketika prilly langsung duduk dan melihat kesekelilingnya yang sudah di penuhi balon.

"Happy birthday prilly.." Ucap Ali tersenyum.

"..." Hanya diam dan menutup mulutnya yang menganga Karena kaget. Prilly masih melihat kesekelilingnya dan mulai turun dari ranjangnya menghampiri Ali.

"Heiii.. Happy birthday" ucap Ali sekali lagi dengan senyuman nya.

"Aliii..." Ucap prilly pelan dengan air mata yang perlahan namun pasti mulai menetes.

"Udah tiup dulu lilin nya, habis itu nyalain lampu ya. Eeh makewish dulu"

Prilly langsung memejamkan matanya dan meminta sesuatu dalam doanya. Sedangkan Ali selalu menatap prilly dengan lembut. Begitu prilly selesai, prilly langsung meniup lilin nya. Dan bertepuk tangan.

"Ali.. Makasih yaa"

"Iyaa.. Nyalain dulu lampunya"

Begitu prilly menyalakan lampu, lagi lagi prilly tersenyum dan meneteskan air mata saat melihat begitu banyak balon di kamarnya.

"Ali..... Balon nya banyak banget? Semuanya warna pink ungu" ucap prilly yang langsung berhamburan dekat Ali.

"Nih, buat lo.." Ucap Ali yang langsung memberikan 1buket bunga yang berisi 20 tangkai mawar putih

Lagi lagi prilly terkejut dengan kejutan Ali. Prilly menerimanya dan mencium wanginya mawar putih itu.

"Ini ultah lo yang ke 20 kan? Makanya mawarnya gue beliin 20 biji"

"Ya Allah Ali....."

Karena prilly sudah tidak tahan lagi, dengan cepat prilly memeluk Ali. Prilly menangis bahagia di dada kekar Ali. Ali membalas pelukan nya dengan satu tangan kirinya karena tangan Kanan masih ada kue yang berbentuk hati.

"Udah ah, jangan nangis. Potong dulu kue nya" ucap Ali mengelus kepala prilly.

"Iyaaa.. Makasih yaaa"

Begitu kuenya sudah terpotong, prilly langsung menyuapkan kue itu kepada Ali. Ali tersenyum, dan menyuapkan kembali untuk prilly. Sedikit belepotan di mulut Ali, dengan cepat prilly menepis cokelat itu.

Selain balon balon yang menjadi saksi malam ini, ada rekaman mereka yang menjadi saksi yang sedari tadi belum prilly sadari.

Ali meletakkan kue itu di atas meja kecil yang ada di kamar prilly, dan duduk di atas kasur prilly menghadap benda yang merekam itu. Dan prilly duduk sebelah Ali sambil memainkan bunga yang Ali berikan.

"Sekali lagi, Happy birthday prilly.. Semoga Semakin dewasa, semakin sukses, semakin chubby.."

"Aah Ali"

"Hahah biarin, semakin tinggi gk kecil lagi."

"Ihh Ali mah, doanya tambah satu lagi dong"

"Apaan?"

"Makin cantik, Ahahah"

"Gk ah males, ntar banyak yang naksir lagi" ucap Ali ceplos.

"Ha? Apa??"

"Haa? Gpp kita ke balkon yuk, tadi gue liat banyak bintang" dengan cepat Ali mematikan rekaman nya dan menarik tangan prilly keluar.

"Loh, dari tadi di rekam li?"

"Iya dong, rugi kalau gk Hahah"

Tetapi prilly tak menghiraukan nya, prilly masih memikirkan ucapan Ali tadi "gk ah, ntar banyak yang naksir". Ahahaha ucapan Ali membuat prilly Queen merasa ada yang berbeda.

Makes love things beautifulDove le storie prendono vita. Scoprilo ora