"Udah, masak apa?" Tanya Ali kepadaku dengan suaranya yang serak karena bangun tidur.
"Nasi goreng, lo mau?" Balas aku lagi lagi teriak.
"Iyaa.. Mau.." Ucap Ali yang tiba tiba berdiri di belakang ku.
Aku melihatnya dan tersenyum, aurah tampan wajahnya keluar saat ia bangun tidur. Aku mengelus perutnya pelan.
"Laper ya? Makanya bangun kan? Ucapku tersenyum.
"Tau aja lo.. Laper banget nih" balasnya tersenyum mengelus puncak kepalaku.
"Tadi malam gue jalan sendiri ya ke kamar? Kok gue udah di kamar?"
"Ya kali lo jalan sendiri, meniti anak tangga satu persatu. Ya gk lah, orang gue yang angkat lo ke kamar. Beraaat banget tau gk?"
"Aahhh aliiii... Jangan bilang gue berat.." Ucap ku manja dengan nada anak kecil sambil ku hentak hentak kecil kaki ku ke lantai. Ali tertawa melihat tingkah ku dan langsung mendekap ku erat.
"Gk kok, cuma becanda. Jangan marah" ucapnya lembut kepadaku
"Yaudah sana, tungguin gue nya jangan disini.. Sana depan"
"Iyaa iyaa.."
Ntah kenapa hati ku begitu damai saat dekat Ali. Emang sih, awalnya aku benci banget sama tu orang, tapi lama kelamaan seiringnya waktu, rasa benci itu hilang dan timbul rasa yang sedikit aneh, ntah apalah itu namanya.
Begitu selesai menyantap nasi goreng buatanku, aku sendiri asik memainkan handphone membuka jejaring sosial media. Sedangkan Ali asik menonton di sebelah ku.
*AUTHOR POV*
Jam terus berjalan hingga waktu menunjukkan pukul 15.10 waktu new York. Prilly Queen dan Ali Bremouli pergi bersama berjalan kaki, karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh. Hingga sampai disana, mereka masih mempunyai waktu 11 menit menjelang masuk. Ali dan prilly lebih memilih santai di dalam kelas.
Pembelajaran pun di mulai. Kali ini mereka akan belajar vocal. Ali dan prilly tidak satu group. Prilly satu group dengan anak Prancis, Belanda, new York dan India. Sedangkan Ali satu group dengan Jepang, Polandia, new york, dan Jerman.
Mereka begitu fokus dengan pembelajaran masing masing. Hingga waktu pembelajaran 60 menit tersebut tidak terasa.
Group prilly yang terlebih dahulu selesai membuat prilly menunggu Ali di ambang pintu. Ali melihat punggung prilly yang pergi, Ali mengira prilly meninggalkan nya. Padahal prilly menunggunya di luar.
Begitu group Ali selesai, dengan cepat Ali mengambil tasnya dan berlari keluar. Dan Ali melihat prilly yang duduk di bawah pohon rindang yang tertanam depan kelasnya. Ali kembali tersenyum dan menemui prilly.
"Ciyee di tungguin" ucap Ali membuat prilly terkejut.
"iss Ali !! Kaget tau"
"Hehehe maaf, kenapa tungguin gue?"
"Gpp, gue pikir gue bakal suntuk sendirian di rumah makanya gue tungguin lo, emangnya gk boleh? Yaudah" ucap prilly langsung pergi karena minder mendengar ucapan Ali tersebut.
Ali tertawa langsung mengejar prilly dan merangkulnya. Prilly hanya diam.
"Becanda, kok gampang banget sih ngambek nya?" Ucap Ali yang merangkul prilly.
"Suka suka gue !!"
"Oohhhh marah nih sama gue? Iyaa? Ntar bakal lebih suntuk lagi kalau gue ikutan marah" ledek Ali sambil tertawa
"Iiiiiih Ali mah gitu, males !!"
"Ahahah gk gk gk, langsung pulang kita ni?"
"Iyaa, mah kemana lagi? Mending di rumah"
"Eeh Prill, temenin gue beli DVD dulu yuk, ntar di rumah biar kita bisa nonton" ucap Ali kedip kedipkan mata.
"Yaudah, yuk"
***APARTEMEN***
Prilly langsung memasuki kamarnya dan langsung membersihkan tubuhnya. Begitupun dengan Ali. Begitu selesai, ali dan prilly dengan bersamaan turun kebawah. Ali tersenyum melihat prilly memakai baju tidur Doraemon dengan motif yang selalu berbeda.
"Udah mandi?" Ucap Ali tersenyum menghampiri prilly.
"Udah, lo?" Balas prilly Dengan senyuman.
"Udah dong.."ucap Ali mengelus Kepala prilly.
"Gue duluan yang turun, ladies first" ucap prilly mengkedipkan satu matanya.
"Iyaaa Iyaa..." Balas Ali yang membuntuti prilly.
"Mau makan apa lo? Gue mau masak nih.."
"Gk usah masak deh prill, Kita pesan McDonald aja gimna?"
"Oke, pizza juga ya li yang corn beef paprika" ucap prilly tersenyum.
"Oke, Ada lagi?"
"Udah kok"
Sambil menunggu pesanan, Ali terlebih dahulu menyalakan DVD Nya yang ternyata film Insidius3. Ali mematikan lampu bagian yang ia tempati untuk nonton.
STAI LEGGENDO
Makes love things beautiful
RomansaPertemuan yang menyebalkan membuat hati Ali bremouli Dan Prilly queen semakin hari semakin menimbulkan rasa yang sulit di tentukan. Apakah ini cinta? Ingin tahu cerita lebih lanjut? Cammon gays.. Hanya di Alprillvers_story cerita ini berlansung !!
