So?

2.1K 101 3
                                        

Karena waktu sudah begitu malam. Ali Bremouli memutuskan membawa wanita hatinya untuk pulang. Prilly berjalan begitu gontai, karena sudah tidak bisa lagi menahan rasa kantuk nya. Dengan sangat setia Ali membimbing prilly hingga menginjak lantai dua. Karena ukuran tangga yang begitu minim dan tidak memungkinkan untuk prilly berjalan sendiri yang sangat gontai.
..
Ali lebih memilih menggendong prilly melalui punggungnya. Saat di punggung Ali, prilly menutup matanya dan mulai melayang ke alam mimpi. Ali membaringkan prilly dengan pelan, dan menutupi tubuh prilly dengan selimut tebalnya. Ali mengelus sayang puncak kepala prilly dengan senyuman yang yang yang yang sangat menggoda kaum hawa. ..
"Aku sayang kamu. Aku cinta kamu. Jangan tinggalin aku. Good night sayang" ucap Ali sebelum meninggalkan kamar prilly. ..
Ali mematikan lampu dan menyalakan lampu tidur kamar prilly dan menutupnya. .
.
*PAGI HARI*
.
.
Prilly terbangun dari tidurnya sambil meregangkan semua otot yang lemah. Prilly turun dari ranjang dan bercermin. Prilly tersenyum mengingat kejadian tadi malam. Tiba tiba prilly teringat sosok pria yang saat ini sudah resmi menjadi pacarnya, dengan cepat prilly mengganti bajunya yang sejak tadi malam tak sempat ia ganti karena mata nya yang begitu tidak bisa menahan rasa kantuk. Prilly mencuci mukanya.
..
Begitu selesai, prilly langsung keluar dan mencoba membuka pintu kamar Ali dan ternyata, Ali masih tertidur pulas. Prilly enggan membangunkan Ali sepagi  ini, toh pembelajaran mereka di mulai jam 15.45 sore nanti. Saat ini jarum jam masih menunjukkan pukul 06.23 pagi waktu new York. ..
Saat ini prilly, mencoba memasak nasi goreng ala New York dengan bumbu yang di pelajari dari internet. Tengah asik memasak nasi goreng tersebut tiba tiba Ali datang tanpa sehelai baju dan hanya mengenakan boxer. ..
DAMN !!! Lagi lagi Ali Bremouli membuat prilly Queen terpesona dengan postur tubuhnya yang pasti tipe para wanita banget.

"Udah bangun? Kok gk bangunin aku?" Ucap Ali sambil mengambil segelas air mineral.
..
"Males bangunin kamu, kamu kan susah banget di bangunin" balas prilly yang tetap fokus dengan masakan nya.
..
Ali hanya tersenyum dan mengelus puncak kepala prilly. Prilly hanya tersenyum. ..
"CIEE yang udah aku kamu dianya, CIEE yang gk jadi pulang ke Indonesia dianya, CIEE yang jadi pacar aku dianya. CIEE pasti seneng kan punya pacar setampan aku?" Ucap Ali yang asal ceplos saja tapi sukses membuat pipi lembut prilly merah merona.
..
"Biasa aja. Yaudah kalau gk mau aku kamu. Lo gue aja."
..
"Eeh eh gk kok gk. Orang akunya cuma becanda doang. Kamu harus panggil aku sayang !!"
..
"Iss suka suka gue dong!!"
..
"Tuuhhkan Sensi banget. Dikit dikit ngambek, dikit dikit ngambek. Jangan ngambek sayang" ucap Ali lembut memeluk prilly dari belakang dan mencium bahu prilly dengan sayang.
..
"Kan situ yang mau" balas prilly simpel.
..
Dengan cepat Ali mencubit pelan mulut prilly. Hingga prilly melepaskan nya.
..
"Kalau ngomongnya gitu terus, biar aku Cubit mulutnya"
..
"Iihhhh sakit tau. Iya iyaa gk. Udah sana, akunya mau masak. Gimana mau gerak kalau kamunya peluk aku begini?" ..
"Iyaa iyaa, aku tungguin depan" ..
*RUANG NONTON*
..
"Nih, punya kamu. Sarapan dulu." Ucap prilly lembut dan langsung mengambil 2 gelas air minum ke dapur.
..
"Sinii sayang makan nya, kamu kemana lagi?"
..
"Iya bentar, ini lagi ambilin minum" balas prilly yang sudah tiba di samping Ali. ..
Sambil sarapan saat ini, Ali Bremouli sangat pintar sekali. Ali menyalakan DVD nya dengan nuansa film yang sangat romantis. Ali tak kunjung makan melainkan tetap menatap TVnya.
..
"Ali... Makan dulu sayang.."
..
"Suapin" balas Ali singkat.

"Ha? Gk gk Gk. Makan sendiri. Udah sarapan dulu" ucap prilly memaksa Ali.
..
"Ayoo suapin sayang" balas Ali yang........ Ntahlah. Sikap Ali berubah begitu manja.
..
"Yaudah, aaaak..." Ucap prilly yang sedikit kesel. ..
"Yang ikhlas sayang, sinii gk usah jauh jauh" ucap Ali menarik tubuh prilly dalam dekapan nya. ..
Butuh waktu beberapa menit untuk mereka menyelesaikan sarapannya. Kali ini, Ali dan prilly lebih memilih santai di ruang nonton karena saat ini cuaca di new York begitu dingin. ..
"Aku kangen mama sama papa" ucap prilly manyun dalam dekapan Ali. ..
"Kamu kangen? Kenapa gk telvon aja?" Balas Ali mengelus pipi gembul prilly. ..
"Sekarang mama papa pasti baru Nyampe kantor, ntar malah ngangguin" ucap prilly yang suaranya semakin pelan. ..
Ali merasa ada yang aneh. Dalam dekapan nya Ali menarik pelan kepala prilly dan melihat tetesan air mata yang menurutnya berharga banget. ..
"Tuuuhkan nangis,, gk usah nangis sayang" ucap Ali lembut sambil menghusap sayang air mata prilly. Ali mendekap prilly dengan erat. .
Prilly menangis di dada kekar Ali, prilly melingkarkan tangan kirinya di atas perut Ali karena pada saat ini posisi prilly sebelah kanan Ali. ..
"Udah.. Jangan nangis. Belom mandi kan? Bauu nih" ucap Ali sengaja menghibur prilly. Padahal MODUS. Ali emang suka ciumin puncak kepala prilly. Ckckck dasar Ali Bremouli. ..
"Mmmmm" balas prilly manja, menutupi wajahnya dengan dada Ali. ..
"Ahahah.. Malah malu. Udah Sana mandi, aku juga mau mandi. Udah jam 11 ini" ucap Ali yang masih setia memeluk prilly dan mengelus pelan kepalanya.

Makes love things beautifulDove le storie prendono vita. Scoprilo ora