Jungkook terbangun ketika merasakan tepukan halus di lengannya dan suara lembut menyapa telinganya yang ia kenali sebagai suara Taehyung.
"Dedek, bangun sayang.."
Perlahan Jungkook membuka mata dan kembali mendengar suara lembut Taehyung menyapa.
"Dedek, ayo bangun dulu. Ini ada temen-temen kamu dateng jengukin"
"Eung?" Tanya Jungkook sembari mengumpulkan kesadarannya.
"Ada Mingyu sama Yugyeom dateng jengukin dedek" jawab Taehyung.
Tatapan mata sembab Jungkook beralih dari Taehyung menuju dua remaja laki-laki yang berdiri dibelakang Taehyung.
"Eh kalian.." sapa Jungkook masih dengan suara seraknya yang terdengar lirih seraya tersenyum.
Setelah dipersilahkan oleh Taehyung, Mingyu dan Yugyeom melangkah lebih mendekat kearah kanan sisi ranjang. Mingyu duduk di kursi, sementara Yugyeom duduk di tepi ranjang.
"Lo baik-baik aja kan?" Sapa Mingyu sambil mengenggam telapak kiri Jungkook dengan hati-hati karena disana sedang tertancap infusan.
"I-iya gue ga apa-apa ko" jawab Jungkook sambil berusaha bangun namun dicegah oleh Mingyu.
"Udah tiduran aja. Masih kelihatan pucet banget tuh wajah" kata Mingyu.
"Iya Jung, tiduran aja. Lo masih kelihatan lemes banget" sambung Yugyeom dan Jungkook pun patuh. Dia lembali berbaring sambil memeluk gulingnya dengan erat.
"Tadi abis pemeriksaan total dari siang sampe sore makanya kecapekan dia tapi Lumayan tuh sore ini bisa tidur lama tanpa obat" jawab Taehyung sambil menyodorkan 2 minuman kopi dingin dalam kaleng untuk Mingyu dan Yugyeom.
"Makasih Kak.." jawab Mingyu dan Yugyeom hampir bersamaan.
"Tapi kondisi Jungkook baik-baik aja kan, Kak?" Tanya Yugyeom sambil membuka kaleng minumannya.
"Eeumm, Kak Seokjin sama Kak Namjoon masih ambil hasilnya di dokter Yoona sih. Semoga aja hasilnya bagus. Masalahnya nih anak masih susah makan, cuma mau 3 sendok doang"
"Mau disuapin Lisa?" Goda Mingyu yang seketika membuat Yugyeom dan Taehyung terbahak.
Puk!
Jungkook menimpuk kepala Mingyu dengan guling yang tadinya dia peluk.
"Apaan sih lo?" Gerutu Jungkook.
Lisa adalah gadis cantik dari kelas sebelah yang sangat mengidolakan Jungkook tapi sayang Jungkook tidak pernah menanggapi sampai akhirnya Lisa memilih berpacaran dengan Bambam, teman baik Jungkook sendiri.
Hingga hari ini, kisah antara Jungkook, Lisa dan Bambam masih menjadi bahan gurauan paling seru disekolah meski Bambam sudah pindah ke thailand dan Lisa sudah memiliki pacar baru, yaitu ketua eskul basket, Choi Yeonjun.
"Dek, lo harus inget satu hal ini. Lo ga sendiri, ada banyak orang yang sayang sama lo. Dan kita bakal selalu ada buat lo, buat nemenin lo melalui semua ini. Tapi lo harus makan" Ujar Mingyu dengan sikap dewasa dan penuh ketulusan.
"Iya, Jung. Kita lalui ini sama-sama. Tapi lo harus makan bair cepet sembuh: Sekolah sepi banget kalo lo gaada" ujar Yugyeom.
"Iya, thanks ya udah selalu dukung gue" jawab Jungkook yang disambut anggukan kepala oleh Mingyu dan Yugyeom. "Terus ini si Nunu mana? Ko ga ikut?"
Sejenak Minguu dan Yugyeom bertukar tatap seolah bertanya harus menjawab apa.
"Ini kan masih hari sabtu, Eunwoo masih ada di Ansan dirumah Omanya" jawab Mingyu berushaa santai sambil menenggak minumannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tuna Kimbab
FanfictionKata orang aku sangat beruntung jadi anak semata wayang seorang pengusaha kuliner yang sukses. Itu benar apalagi Ayahku sayang banget sama aku. Tapi banyak orang ga tahu kalo ada luka trauma yang dalam yang menimpaku karena berdirinya restoran it...
