PART 10: The Last Request

4.4K 204 1
                                        

5 years ago...

Jessica saat ini berumur 12 tahun. Dia baru saja pulang sekolah. Hari ini hari sabtu, Jessica baru saja mengikuti Pendalaman Materi di sekolahnya, karena dia sekarang sudah kelas 6 SD. Tentu saja dia pulang bersama Fandy kerumahnya. Dan saat itu, mereka berdua mendengar suara gelas pecah.

"Je, ada apaan tuh?" Tanya Fandy. Kemudian Jessica menggigit bibirnya merundukan kepalanya.

"Lo kenapa, Je?" Tanya Fandy bingung ketika melihat ekspresi Jessica.

"Mendingan kita main di rumah lo aja Fan. Nanti gue ceritain." Kata Jessica sambil menarik tangan Fandy. Kemudian Fandy hanya menurut.

Sampailah mereka dirumah Fandy. Kemudian mereka pergi ke kamar Fandy.

"Ok, cerita pokoknya ada apa..." Kata Fandy sambil duduk di hadapan Jessica.

"Mama sama papa sekarang udah enggak kayak dulu lagi, Fan. Kerjaannya selalu berantem, berantem dan berantem. Gue sama Rere kadang suka ngumpet kalo mereka lagi berantem. Sedangkan Kak Ricky pergi entah kemana gue gatau." Cerita Jessica.

Jessica menghembuskan napas kemudian merunduk, "gue takut, Fan."

Fandy memeluk Jessica kemudian berkata, "nggak usah takut, kan ada gue, Faricha dan Rico."

"Gue ngerasa kalo hidup gue akhir-akhir ini semakin jauh sama mereka." Kata Jessica.

"Mereka pasti kembali kok, Je. Tenang aja." Ucap Fandy.

Kemudian Jessica tersenyum.

"Mau es krim?" Tawar Fandy. Kemudian Jessica mengangguk mantap. Fandy melihat ekspresi Jessica langsung tersenyum, "ayo!"

Back to now...

Fandy sedang memandikan mobilnya alias mencucinya di rumah, kemudian Faricha datang memeluk Fandy dari belakang.

"Fan, kangen banget!" Ucap Faricha. Fandy melepaskan tangan Faricha kemudian berbalik menatapnya.

"Kemana aja lo seminggu belakangan ini? Udah sembuh belum lukanya?" Tanya Fandy.

"Gue sekolah lah Fan. Dan gue udah sembuh kok walaupun masih sakit kadang." Jawab Faricha kemudian menggelendoti lengan Fandy.

"Fan, ngedate yuk!" Ajak Faricha.

"Kemana? Mobil gue belom kering." Kata Fandy.

"Gue mau ngomong sesuatu sama lo Fan, tapi enggak disini." Tiba-tiba wajah Faricha menjadi sedih.

Fandy kemudian menghembuskan napas, "Yaudah iya. Naik motor aja ya?"

"Okey!"

Kemudian Fandy membereskan perlengkapan cuci mobilnya dan mengeluarkan motornya.

Mereka pergi ke restoran Jepang favorite Faricha.

Setelah memesan Fandy bertanya, "mau ngomong apa emangnya cha?"

Faricha menggigit bibir bawahnya, "gue nggak tahu ini penting atau enggak, tapi, gue emang harus bilang sama lo."

"Iya Faricha sahabatku, silahkan ngomong." Ujar Fandy.

"Gue mau pindah ke Amerika." Kata Faricha.

Sedetik kemudian Fandy langsung tertawa, "ngapain lo ke Amerika?"

"Gue serius. Gue udah ngurus kepindahan gue, dan mama juga udah biayain untuk gue hidup disana." Kata Faricha.

Kemudian wajah Fandy berubah sedih, "tapi kenapa cha? Gue ikut yah."

Faricha meringis, "gue butuh waktu buat sendiri, dan gue butuh waktu lama untuk menyendiri, Fan."

"Karena apa? Kenapa cha?" Tanya Fandy.

EVERLASTING LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang