Ghina duduk di balkon kamarnya sambil memikirkan kejadian tadi di halte bersama Jessica. Apa yang dilakukan Ghina tadi sudah benar? Maksudnya, meninggalkan Jessica sendirian tentu saja.
Ghina menghembuskan napas. Dia mengingat malam itu. Malam itu adalah malam minggu. Dirinya dan Jessica sedang menelfon, kemudian Jessica bilang dia baru saja menonton Mockingjay part1 bersama Fandy.
Ghina masih ingat.
Sebenarnya apa yang disembunyikan sahabatnya itu darinya? Apakah Jessica dengan Fandy benar-benar berpacaran.
"Gue nggak seharusnya kayak gitu tadi..." Ghina menggigit bibir bawahnya. "Seharusnya gue nggak maksain dia tadi."
"Jeje pasti butuh waktu." Ghina menyesali perbuatannya, "kenapa gue bisa jahat gini sih sama Jeje?"
Ghina mengambil ponselnya, kemudian dia menghubungi nomor Jessica. Tetapi tidak di angkat. Kemudian Ghina mencobanya lagi, dan akhirnya terangkat.
"Hallo?" Suara berat laki-laki terdengar di seberang sana.
Saat itu Ghina langsung tutup mulut, "pencuri!"
"Pencuri?" Tanya laki-laki di seberang sana bingung.
Ghina meledak, "LO PASTI COPET YANG NGAMBIL HANDPHONE TEMEN GUE KAN?! AYO NGAKU AJA! BIAR GUE LACAK LO PAKE GPS!"
"Calm down, Ghin." Lelaki itu tertawa.
Saat itu Ghina langsung terdiam. Bingung. "Lo tau nama gue dari mana?"
"Tenang ya Ghina, jangan tancep gas terus..."
Oh pasti pencuri itu melihat namanya tertera di ponsel, makanya dia tahu siapa namanya.
"LO PASTI PENCURI ITU! BALIKIN GAK HP TEMEN GUE!"
"Gue Fandy, Ghina. Bukan pencuri." Ucap lelaki itu tenang, Fandy.
"Eh? Fandy?"
"Iya. Jeje-nya lagi tidur, Ghina sayang..." Kata Fandy. Dan saat itu kaki Ghina lemas. Sayang?
"Maaf Fan maaf... tadi gue bilang lo pencuri... mmm..."
"Iya nggak apa-apa kok, Ghina. Santai aja." Balas Fandy.
"Ehem, by the way, kok lo lagi sama Jeje?" Tanya Ghina kepo.
"Tadi dia mandi ujan bareng gue, terus gue bawa aja dia ke rumah gue. Emangnya kenapa?"
"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA? WHATTTTTTTTT?????" Ghina menjerit.
"Weh berisik."
"Ja-jad-jadi, Jeje sekarang lagi ada dirumah lo Fan? Jadi kalian beneran pacaran Fan?"
"Iya. Enggak kok enggak pacaran. Lo mau aja gue bohongin Ghin..." Kata Fandy.
Dan saat itu Ghina terdiam, "lo nggak pacaran sama Jeje?"
"Enggak."
Duh tuh kan gue prasangka buruk sama Jeje...
"Trus kalo nggak pacaran, kenapa Jeje sekarang tidur di rumah lo? Emangnya lo mau apa nempatin cewek dirumah lo? Menurut info yang pernah gue baca tentang lo, lo itu orangnya paling anti ngenalin cewek ke rumah lo." Kata Ghina panjang lebar.
"Tahu info dari mana? Tapi bener juga tuh infonya." Kemudian Fandy menghembuskan napas, "gini ya Ghina, mungkin lo belum pernah di ceritain sama Jeje. Duh gue jadi nggak enak kalo cerita soalnya lo nggak tahu dari jejenya langsung."
"Udah sih nggak apa-apa. Gue nggak akan bocorin ke Jeje kok..."
"Serius ya?"
"Serius."
KAMU SEDANG MEMBACA
EVERLASTING LOVE
Ficção Adolescente"Gue kira hidup gue bakal gini-gini aja. Sekolah, bolos, tidur, makan, tidur, sekolah lagi, bolos lagi, hunting foto, dan yah gitu gitu doang deh. Tapi pas ada dia lagi, kok gue ngerasa beda yah? Rasa yang dulu itu hadir lagi. Bahkan tidak pernah be...
