Kenapa bisa begini.....
Selain bersama Shaka, Khalilah tidak pernah merasakan jantungnya berdebar-debar tak menentu seperti ini.
Ia juga menyadari bahwa pipinya mudah merona merah ketika Fabian menjahili atau menggodanya.
Ditatapnya Fabian yang berjalan menjauh darinya, "Yan..." Panggil Khalilah kemudian.
Fabian menoleh "Kenapa Kha?"
"Aku belum siap nerima kamu." Mendengar penolakan Khalilah bukannya kaget Fabian malah mendekat kearahnya. Senyum menenangkan tak pudar dari wajah tampannya.
"Jangan bilang nggak untuk sesuatu yang nggak kamu yakini Kha." Mata cokelat itu memandang kepada mata hitam legam Khalilah. Mencari kejujuran di dalam hati wanita itu. Dan Fabian tersenyum puas. "Setidaknya aku sudah punya tempat disana." Ia menunjuk mata Khalilah. "Hanya masalah waktu sampai aku benar-benar bertakhta didalamnya."
Ia merangkul Khalilah dengan hangat. "Udah ah, masih pagi udah ngomongin hal yang bikin aku sedih. Masuk yuk!"
------------------------------------------------------
"De...," Shaka menepuk pelan pipi Delisha. "Udah siang De. Bangun." Jelas Shaka dengan lembut. Waktu sudah menunjukan pukul sembilan pagi. Dan gadis bermata biru itu masih saja tertidur dengan lelap.
Shaka menunduk dan mendekatkan diri kearah Delisha. "De... bangun. Kebo banget sih!"
Yang dibangunin bukannya membuka mata malah kembali tertidur lelap. Shaka memandang gadis itu, pikiran iseng tiba-tiba muncul di benaknya. Dia mendekatkan diri ke Delisha, meletakkan lengan kirinya dibawah tengkuk Delisha dan tangan kananya di bawah betisnya.
Shaka akan mengangkat gadis itu dan membopongnya ke kamar mandi. Mencemplungkannya ke dalam bath tub. Hihihi... jahat tapi pasti akan membuat Delisha terbangun.
Namun betapa kaget Shaka, saat ia mencoba melancarkan aksinya Delisha malah mengalungkan lengannya di leher Shaka. Ia menarik Shaka mendekat kepadanya.
"Hmmm..." gumam Delisha dalam tidurnya.
"Kebo," bisik Shaka. "BANGUN WOEEEEE!!!" Kemudian ia mendadak berteriak. Mata biru Delisha terbuka, air mukanya tampak terkejut.
Shaka jahil dan tetap mengangkat ia. Delisha mengeratkan pelukannya pada Shaka. "Kamu mau bawa aku kemanaaa??" Tanya Delisha panik. Ia takut jatuh.
"Mandi." Jelas Shaka membuka pintu kamar mandi. Ia sudah mempersiapkan air hangat sejak tadi. Diletakkannya Delisha secara perlahan di pinggir bath tub.
Delisha tak jua melepaskan pelukannya pada Shaka. "Kamu ga mau mandi sama aku?" Goda Delisha dengan tatapan menggoda.
"Sinting!" Shaka memaksa melepaskan pelukan Delisha. Setelah berhasil lepas, ia melangkah mundur untuk keluar dari kamar mandi.
Delisha menarik tangan Shaka. Ia mengedipkan sebelah matanya, "I love you."
Shaka mengangguk. "Mandi gih."
"Kok kamu ga jawab sih Sha?" Rengek Delisha. "Do you love me?"
Shaka melepaskan tangan Delisha pada pergelangan tangannya. Ia tersenyum meninggalkan Delisha dan menutup pintu kamar mandi di belakangnya.
"HEY BOY... YOU'LL FALLING IN LOVE WITH ME!!" Teriak Delisha dengan nada riang. "I PROMISE THAT!!"
Delisha tersenyum menyadari tingkah konyolnya.
Ia memang benar-benar mencintai Shaka. Sudah sejak lama rasa itu selalu dipendamnya, ia takut bahwa jika Shaka mengetahui perasaannya Shaka akan berpaling dan menjauh darinya. Namun melihat Shaka bersama orang lain selama dua puluh tiga tahun ini, akhirnya Delisha sadar bahwa ia tidak bisa terus seperti ini.
She doesn't want to hurt anymore.
Mencintai Shaka dalam diam selama puluhan tahun, sudah cukup baginya. Meski tahu bahwa Shaka masih stuck dengan kisahnya bersama Khalilah, Delisha yakin ia akan bisa merebut hati lelaki yang dicintainya tersebut.
Aku yakin, Sha, kamu akan ngelihat ketulusan aku... dan aku akan memenangkan hati kamu.
Delisha membuka seluruh pakaiannya dan berendam di dalam bath tub. Ia menenggelamkan wajahnya di dalam air.
Karena aku, mencintai kamu tanpa syarat...
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsession [COMPLITE!!]
RomanceA story about love, friendship, and obsession of someone. I hope you will enjoy this story. Terinspirasi dari kisah nyata tetapi tidak 100% sama terjadi Ssstt.... awas. Nanti akan ditambahkan konten untuk 18++ Yang belum cukup umur, harap "taubat"...
![Obsession [COMPLITE!!]](https://img.wattpad.com/cover/82126386-64-k658715.jpg)