Mine

2K 190 14
                                        

Taeyong Pov

Aku menunggu semua kata yang akan dia keluarkan.

Menunggu kepastian yang berharga bagiku.

Aku sangat yakin, hari ini aku akan mendapatkan hatinya sebelum seseorang mengambilnya dariku.

Hujan semakin deras mengguyur kami. Namun tidak mematahkan semangat ku untuk mendapatkan jawabannya.

Ia mendunduk dan memikirkan semua perkataan yang akan ia lontarkan padaku.

"Apa kau akan bersedia menjadi orang yang mendengar keluh kesahku?"

Gadis di depanku bertanya pada dengan menatapku penuh tanya.

"Tentu."

"Apa kau akan menghargai semua yang akan ku katakan padamu?"

Kembali dia bertanya padaku dengan tatapan penuh tanya.

"Aku yakin pasti aku akan menghargai mu bila kau menghargai ku."

Dia tertunduk sambil tersenyum dengan jawabanku.

Apa jawabanku bagus?

Setelah itu, ia kembali menatapku dan tersenyum.

"Aku menerimamu sebagai kekasihku."

Aku terpaku dengan empat kata yang ia lontarkan.

Tanpa izin, aku langsung memeluknya dengan erat.

Gadis itu terkejut dengan perlakuanku.

"Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku. Kita jadi pusat perhatian nanti."

Aku tertawa dan berbisik ditelinganya.

"Kau sedang kedinginankan? Aku sedang menghangatkan tubuhmu."

Kami terdiam sejenak. Menikmati momen yang mungkin tidak akan kami lalu bersama lagi dikemudian hari.

Aku menutup mataku, merasakan tubuh mungilnya dalam pelukan ku.

Hujan pun mulai mereda dengan sendirinya.

Aku merasa badan gadis ini menggigil dan aku langsung melepas pelukan ku.

"Kau kedinginan? Mau pakai jaket ku?"

Dia menggeleng cepat.

Tapi bibirnya bergetar karena kedinginan.

Dengan inisiatif sendiri, aku membuka jaketku dan menutup tubuhnya.

"Tubuhmu terkena hujan. Aku tidak ingin orang lain melihat dalamanmu. Makanya ku tutup."

Dia mengangguk tanda mengerti.

Lalu melihatku dengan melebarkan matanya lalu melihat kedalam jaket bajunya yang basah.

Dengan mulut menganga, gadis ini memukul dadaku dengan kencang.

"Dasar byuntae. Byuntae sekali."

Aku tertawa dan mengambil tangannya yang masih sibuk memukul dadaku.

"Kajja. Kita beli coklat panas dan..."

Aku mendekatkan wajah ku padanya.

"Mengganti pakaian dalammu."

Wajahnya memerah karena perbuatanku.

Aku tertawa lagi melihat tingkahnya yang aneh karena aku menggoda nya terus.

"Ini baru hari pertama kita pacaran. Tapi kau sudah menggodaku berkali-kali. Byuntae."
Ucapnya sambil tergagap.

Rain (FanFiction Lee Taeyong)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang