Chaerin Pov
H-4
Apa ini belum berakhir?
Aku lelah jika terus bersamanya. Karena aku semakin jatuh cinta padanya.
Dan untuk kedepannya, pasti aku tidak akan melepaskannya.
Terkadang aku berpikir, bagaimana jika aku pergi jauh darinya. Apa aku bisa menjalani hidup ku?
Aku tahu ini berlebihan. Untuk seseorang yang sedang jatuh cinta, itu memang benar.
Dan 4 hari terakhir harus ku lewati, kemudian pergi menjauh darinya. Memang itu kenyataannya.
Bisa tidak bisa, sanggup tidak sanggup, mau tidak mau. Aku harus pergi.
Tanpa ku sadar, tangan seseorang sudah memeluk ku sangat erat dari belakang.
Bila dipikir-pikir, 4 hari kemudian kami tidak bisa lagi seperti ini.
"Lama menunggu? Mian, aku harus menemui eomma sebentar."
Aku tertawa, dan membalikkan badan ku, kemudian menatapnya dalam.
"Gwenchana. Jika kita pikirkan bersama, aku seperti penjahat yang harus ditutup identitasnya."
"Eeyy... Wae geurae? Kita pasti bisa melakukannya. Dan kau pasti bisa meluluhkan hati eomma. Percaya padaku. Okey!"
Aku mengangguk dan tersenyum padaku.
"Ngomong-ngomong, kita sedang di lapangan sekolah. Tak apa jika kita seperti ini?"
"Masa bodoh. Yang penting hangat."
Aku melepaskan pelukan dan memukul dada Taeyong.
Aku duduk di bangku taman sekolah. Diikuti Taeyong lalu duduk tepat disebelahku.
"Saranghaeyo."
Aku melihat ke arahnya. Sedikit terkejut dengan penuturannya. Kenapa tiba-tiba.
"Kenapa tiba-tiba, apa jangan kau terkena penyakit berbahaya."
"Nde! Apa salah aku mengatakan itu?"
"Tidak, tapi tidak seperti biasanya."
Taeyong memutar kepalanya dan kembali menatap ke arah depan.
"Kau tidak mengucapkan hal yang sama?"
"Maksudmu?"
"Contohnya, Nado Saranghae."
Aku tertawa dan disambut dengan tatapan aneh Taeyong.
"Aku belum bisa. Mian."
Aku langsung mengangkat tubuhku dan pergi dari Taeyong.
Cukup dalam hati saja, cinta ku juga sama besarnya dengannya. Batin ku.
"Chagiya, tunggu aku."
Aku malah berlari meninggalkannya.
"YA!!! TUNGGU AKUU!!!"
______________________________
"Mark, beberapa bulan lagi kita kenaikan kelas. Aku sedikit cemas."
Ujarku dengan Mark.
Sekarang kami sedang duduk dikantin sekolah. Jika terus-menerus bersama Taeyong, Miso bisa tahu.
"Wae? Karena belum siap ujian?"
"Itu salah satunya. Satunya lagi, karena aku belum siap berpisah dengan kalian."
Mark mendongak dan tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rain (FanFiction Lee Taeyong)
FanfictionTidak sengaja Yoon Chaerin bertemu dengan Lee Taeyong. Dan dengan cerobohnya Yoon Chaerin membuat taruhan dengan Mark Lee yang membuat semua kenangan indah dalam memori Yoon Chaerin. Dan sikap Lee Taeyong berubah tak kala dia mengenal gadis yang mer...
