Chaerin Pov
Kami saling tertunduk tanpa mengucapkan patah kata pun.
Masih termenung dengan kata yang akan diucapkan nantinya. Aku pun memberanikan diri untuk mengelurkan kata dari mulut.
"Aku sudah dapat. Bagaimana denganmu?"
Laki-laki itu pun langsung mendongakkan kepalanya mendengar perkataanku.
"Sepertinya, kau menang. Aku tidak dapat yeoja chingu sama sekali. Hehehe..."
Aku tertawa. Suasana saat ini sangat canggung dan aneh sekali. Tidak bisanya aku canggung dengan laki-laki ini.
"Jadi kau mau apa? Maksudku ingin hadiah apa?"
Aku baru ingat satu hal. Ini taruhan, jelas ada hadiahnya.
Aku kembali tertunduk.
"Akan ku pikir lagi dengan matang. Saat ini aku tidak ingin apa-apa. Jadi, kau harus bersedia kapanpun aku mau."
Ia kembali bernapas dengan lega karena aku masih memikirkan hadiahnya.
"Aku sangat gugup jika kau menagih hadiahnya padaku. Kau benar-benar menjadi kekasih Taeyong hyung?"
Aku masih ragu dengan jawabanku.
Aku masih belum sama sekali menyukai Taeyong.
Tapi aku tidak ingin melukai hatinya. Karena dia sangat menyukai ku.
Betapa rumitnya ini.
"Ya... Jawab pertanyaanku."
"Nde? Em... Sepertinya iya. Walaupun aku tidak punya perasaan apapun dengan Taeyong, aku pasti akan berusaha untuk menyukainya."
"Bagus. Jangan melirik namja lain selain Taeyong hyung. Dia tipe pria yang setia."
Aku terkekeh dengan tutur sahabatku ini. Tidak lama, bel tanda masuk berbunyi, menandakan bahwa seluruh siswa masuk ke dalam kelas.
"Chaerin-a, aku masuk dalam kelas dulu. Sampai bertemu nanti."
Aku mengangguk dan melambaikan tanganku padanya.
Semoga sahabatku ini cepat dapat pacar.
Aku berjalan ke kelas ku yang bersembrangan dengan taman sekolah.
Aku berjalan dengan menundukan kepala ku.
Saat aku berjalan, banyak siswa yang berpapasan denganku, menatap dengan sinis dan sebal.
Namun aku tetap menundukkan kepala pada mereka, seperti tidak melihat.
Teman ku pun melakukan hal yang sama.
"Chaerin-a lihat keatas sini."
Merasa namaku dipanggil, aku langsung mendongakkan kepala dan terlihat Taeyong berdiri di atas sana dengan tegap dan dengan tegas dia berteriak.
"YOON CHAERIN MILIK KU SEORANG. AKU MENCINTAIMU YOON CHAERIN. AKU SANGAT SANGAT SANGAT SANGAT MENCINTAINYA!!!"
"Lee Taeyong apa yang kau lakukan, masuk dalam kelas. Tunggu guru yang mengajar."
Teriakan Jung saem dari kantor guru untuk menegur Taeyong.
Tapi ia masih berdiri diatas sana dengan tersenyum melihat ku dibawah sini.
Tanpa ragu, aku membalas senyumnya dan melanjutkan perjalanan ke kelas.
Di kelas, aku sama sekali tidak di sapa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rain (FanFiction Lee Taeyong)
FanfictionTidak sengaja Yoon Chaerin bertemu dengan Lee Taeyong. Dan dengan cerobohnya Yoon Chaerin membuat taruhan dengan Mark Lee yang membuat semua kenangan indah dalam memori Yoon Chaerin. Dan sikap Lee Taeyong berubah tak kala dia mengenal gadis yang mer...
