Hyung

1.1K 120 1
                                        

Taeyong Pov

Malam terlihat indah jika dilihat dari Namsan Tower.

Setelah dari rumah Chaerin, aku ingin mengenang masa lalu.

Haha...

Lucu memang. Tidak semudah itu melupakan orang yang benar-benar kau cintai. Apa kau bisa melupakan kenangan yang menyenangkan bersamanya? Tentu tidak.

Semua perlu proses. Proses pun ada tantangan.

Namun, aku tersadar. Cinta ku hanya sepihak.

Dari situ aku belajar, janganlah mencintai jika kau belum mengejarnya.

Pengalaman ku kali ini mengajarkan ku untuk tidak percaya dengan cinta. Aku membenci semua yang dinamakan cinta.

Karena cinta itu palsu, cinta hanya main-main. Apa lagi anak SMA seperti ku.

Baiklah aku akan melupakannya. Aku akan memulai kehidupan ku yang baru.

Aku tidak percaya yang namanya takdir. Karena kita yang membuat takdir kita sendiri.

Hujan kembali turun ke bumi.

Rasanya seperti hujan sedang menertawakan ku.

Karena setiap turun hujan, aku selalu bersama Chaerin. Dan sekarang aku sendirian.

Naas memang.

Aku turun ke bawah. Takut bila hujan semakin deras.

Sesampainya dimobil, aku menghidupkan mesin mobil ku. Tidak ada gunanya untuk mengingat masa lalu. Karena hal itu tidak akan terulang untuk kedua kalinya.

Aku kembali pulang. Sesampainya di rumah, aku masuk kamar dan mengunci diri seperti biasa. Kembali ke kehidupanku yang lama.

Mengurung diri dan menutupi semua hal yang kualami sekarang.

Chaerin Pov

Acara T or D sudah selesai. Semua orang tertidur. Ya, kecuali aku.

Aku masih terjaga dikamarku sendiri. Bingung ingin melakukan apa lagi.

"Apa perlu aku meminum susu sebelum tidur?"

Tanya ku dengan diri sendiri.

Dengan terpaksa, aku bangun dari tempat tidur.

Supaya nantinya aku tidak insomnia, aku terpaksa untuk membuat susu untuk sendiri.

Tanganku membuka pintu kamar berlahan.

"Kyaaaaaaaa!!!!!!"

Aku membanting pintu dengan keras. Syok!

Bagaimana bisa seorang pria berhoodie berdiri didepanku sambil membawa segelas susu.

Aku kembali membuka pintu berlahan. Dan menangkap sosok pria tampan.

Ralat, sangat tampan.

"Eo? Mianhaeyo. Aku tidak seharusnya teriak seperti."

Namja itu tersenyum dan mengangguk.

"Hehe... Ada perlu apa? Apa dibawah dingin?"

"Aniyo! Geunyang, aku tidak bisa tidur. Biasa penyakit orang kaya, insomnia."

Aku tertawa. Tanpa disangka, pria ini membawa dua gelas susu ditangannya.

Rain (FanFiction Lee Taeyong)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang