Power

1.3K 145 5
                                        

Taeyong Pov

Aku sama sekali tidak tersentuh dengan semua ini.

Bagaimana pun, hanya satu orang sudah mengisi seluruh hatiku, jadi jangan berharap lebih.

Jangan membuat keruh suasana sekang.

Semua menjadi lebih buruk jika kau mengacau segalanya.

Sebagus apa pun kata-kata yang kau buat, aku tidak akan berpaling padamu.

Walaupun keadaan sekarang, kau memeluk ku dengan erat.

"Lepas, Jebal! Aku takut Chaerin melihat."

"Kau tidak senang melihat ku?"

"Bukannya kita tidak memiliki hubungan?"

"Apa kau mencintaiku?"

"Apa aku pernah mengatakannya?"

Miso terdiam, hanya diam.

Itu yang ku harap sekarang, aku ingin mulutnya diam dan mendengar semua penjelasanku sekarang.

Aku tidak pernah mencintainya.

"Jadi, semua perhatian mu dulu padaku itu apa?"

"Kau teman kecil ku. Tidak lebih."

Ku lepas tangannya dari pinggang ku, dan mebalikkan tubuhku mencari Chaerin.

Jika Chaerin melihat semua ini, aku hanya akan berlutut dibawah kakinya.

Tunggu apa lagi, aku langsung berlari mencari nya.

Takutnya jika Chaerin menangis disuatu tempat.

Dan kenyataannya jauh berbeda, gadis itu tersenyum dan tertawa disebelah Mark.

Sedikit cemburu melihat itu, tapi aku terimakasih karena Mark membawa lari Chaerin dari kelas.

Bisa dibayangkan jika Chaerin melihat itu semua.

Tanpa ragu, aku mendekat pada dua cecunguk yang sedang duduk di bawah pohon tadi.

"Selingkuh lagi?"

Mereka langsung terdiam, seperti merasa diganggu.

"Kenapa diam? Arra, aku pengganggu disini. Aku pergi."

"Kau pergi kemana?"

Tanya Chaerin padaku, langsung ku palingkan tubuhku menghadap tubuh mungkilnya.

"Wae? Ikut?"

"Ani, aku menitip, belikan permen rasa stroberi untuk ku dan Mark. Aku minta tolong!"

"Kau kira aku pembantu?"

"Eo? Mian. Mark berdiri, kita akan kekantin. Aku yang bayar. Kajja!"

"Arraseo, arraseo. Aku yang pergi. Aku!"

Aku memutar mataku lagi.

Bagaimana bisa aku di suruh kesana kemari hanya untuk sahabat tercinta nya itu!? Kesal aku!

Terpaksa aku membeli permen rasa stroberi kesukaan mereka berdua.

Jika sekejap kita berpikir, aku seperti kakak bagi mereka berdua.

Huh... Molla, sudah selesai. Tinggal aku pergi, memberi permen ini pada mereka.

Dengan ditemani siulan, aku datang ketempat duduk mereka tadi.

Namun, mereka sudah hilang, hanya angin yang ada.

Kemana mereka?

Aku pergi ke kelas Chaerin, mereka juga tidak ada disana.

Rain (FanFiction Lee Taeyong)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang