tujuh; double date.

648 108 2
                                        

Karena ketidaksengajaan mereka berempat bertemu dimall yang sama.Mereka memutuskan untuk melakukan double date bersama ditempat bermain ice skating yang berada tak jauh dari mall yang mereka kunjungi.

Sebuah wahana permainan ice skating outdoor yang ada di Seoul Plaza.

Kini mereka telah bersiap dengan mantel tebal,sarung tangan dan sepatu khusus untuk bermain ice skating

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Kini mereka telah bersiap dengan mantel tebal,sarung tangan dan sepatu khusus untuk bermain ice skating.

"Oh! Omo! Omo!"pekik Wendy yang merasakan tubuhnya goyang saat masuk diarena es itu.

"Kau tak apa?"tanya Sehun yang melihat Wendy seperti ketakutan karena gadis itu terus berpegangan pada gagang besi yang terpasang dipinggir arena es tersebut.

"Haha,tidak apa-apa kok.Hanya saja..aku..."Wendy merasa tidak enak saat ia mulai menggerakan kakinya,"EOMMA!"teriaknya tiba-tiba saat tubuhnya hampir saja jatuh.

Tapi Sehun menahannya dengan menangkap tubuhnya dari depan.

"Mau kuajari?"tanya Sehun yang sekarang merubah posisinya berdiri didepan Wendy dan memegang kedua tangan Wendy.

"Sunbae,aku tidak..tidak yakin bisa melakukannya"kata Wendy sedikit ragu.Akan memalukan sekali jika ia jatuh didepan Sehun.

"Percayalah padaku! Sekarang majukan kakimu perlahan aku akan memegangmu jadi kau tidak akan jatuh"ujar Sehun.

Wendy pun menurutinya karena ia percaya pada kata-kata Sehun.

"Tekuk lututmu sedikit!"

"Nah,sekarang majukan kakimu pelan-pelan!"

"Bagus,kau melakukannya dengan baik Wen"

Wendy cuman bisa senyum nyengir dan mengikuti instruksi dari Sehun.

Tak jauh dari tempat Wendy dan Sehun,ada yang Mark sibuk berputar-putar mengelilingi sisi lain arena es (Wenhun disisi kanan,kalo Markmina dikirinya) tersebut.

Untungnya Mina sudah bisa bermain ice skating,jadi Mark tidak perlu susah-susah mengajarinya.

Mark menghentikan kakinya sejenak dan memperhatikan Wendy dan Sehun yang asyik sendiri itu.

"Mereka terlihat akrab,apa mereka sudah lama kenal?"guman Mark yang heran melihat kedekatan Wendy dan Sehun.

"Hei! Mark Tuan apa yang kau pikirkan huh? Lupakan! Lagipula itu bukan urusanmu jika toh mereka memang pacaran"guman Mark lagi.

"Sunbae!!"pekik Wendy saat melihat Sehun tiba-tiba memutar tubuhnya membelakangi Wendy.

"Sunbae!"kaget Wendy begitu Sehun menarik tangannya dan meletakannya dipinggang pria itu.

Hampir mirip dengan back-hug mungkin.

"Peganganlah!"kata Sehun lalu mulai berseluncur diatas es itu dengan Wendy yang memeluk pinggangnya.

"Woahhhh~"kagum Wendy dari belakang saat melihat aksi seluncur Sehun.

Tanpa Mark sadari ternyata daritadi Mina memperhatikannya yang sibuk menonton Sehun dan Wendy yang bermain ice-skating bersama itu.

"Apa Mark menyukai gadis itu? Tatapannya selalu berubah jika ia menatap gadis itu"pikir Mina dalam benaknya.

"Hei! Mark Tuan!"panggil Mina yang langsung mendekati Mark.

"Hm? Ada apa?"tanya Mark.

"Mau bertanding denganku?"
tanya Mina.

"Kau yakin dengan ucapanmu?"

Mina menganggukkan kepalanya mantap.

"Siapa takut.Ayok!"seru Mark.

Tidak mungkin ia hanya diam disana dan memperhatikan Wendy 'pacaran' itu.Hah- yang benar saja -begitulah pikiran Mark.

Mark dan Mina pun deal untuk melakukan pertandingan memutari ring es itu sebanyak dan sekuat mereka.Yang kalah harus menaktrik yang menang.

"Kau siap?"tanya Mina yang sudah siap diposisinya.

Mark mengangguk mantap dan memfokuskan pandangannya kedepan.

"Satu....dua...."

"TIGA!!"

Pertandingan dimulai.awalnya Mina lah yang memimpin tapi kemudian ia diselip oleh Mark.

"Hei! Aku tidak boleh kalah!"teriak Mina bersemangat dan berusaha menyusul Mark.

Wendy yang tadinya asyik bermain dengan Sehun pun,sedikit terkejut saat Mark dan Mina lewat disamping mereka.

"Apa mereka sedang pdkt eo?"pikir Wendy.

"Wow,lihatlah Mina.Wow~ skillnya bermain ice skate semakin meningkat saja!"kata Sehun yang memuji aksi Mina bermain skating.

Wendy sedikit merasa risih mendengar Sehun memuji Mina.

"Kau mengenalnya sunbae?"tanya Wendy sambil melihat Sehun yang terus tersenyum dengan mata yang berbinar-binar saat melihat gadis itu.

"Tentu,gadis tercantik dan berbakat di Kirin.Kau tidak mengenalnya?"kata Sehun balik bertanya.

Lihat,Sehun bahkan selalu memuji gadis bernama Mina itu.Memang Wendy akui jika Mina itu cantik dan berbakat dibandingkan dirinya.

"Begitu ya?"

Sehun hanya mengangguk.

Tanpa Sehun sadari,Wendy melepas pegangannya pada pinggang Sehun.Moodnya benar-benar rusak hari ini.

Wendy sedikit melirik kearah Sehun yang masih terus menatap Mina.Ada rasa benci dan tidak suka Wendy pada gadis itu.

Wendy yang nekat ingin pergi dari tempat itupun,akhirnya jatuh terpeleset saat berusaha berjalan menuju pintu keluar.

Sehun,Mark dan Mina yang melihat Wendy jatuh pun terkejut.Sehun yang sadar akan Wendy yang terjatuh itupun langsung berniat membantunya tapi sayangnya Mark mendahuluinya.

"Kau tak apa-apa?"tanya Mark yang kemudian mengulurkan tangannya untuk membantu Wendy.

"Tidak usah mengkhawatirkan ku!"ketus Wendy dingin sedingin es ditempat itu.

Mark heran melihat sikap Wendy berubah dingin dan ketus itu.Wendy bahkan menepis tangan Mark yang berniat memegang tangannya.

"KUBILANG TIDAK USAH MENGKHAWATIRKANKU!!"
teriak Wendy yang sudah tidak dapat menahan amarahnya.

"Mian.Tapi,aku bisa sendiri"kata Wendy sedikit menurunkan volumenya.

Dengan susah payah,Wendy berdiri dan melanjutkan langkahnya menuju pintu keluar ,tak peduli berapa kali ia harus jatuh karena Wendy tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya.

Sehun yang baru pertama kalinya melihat Wendy berteriak seperti itupun juga terkejut.Apa dia yang membuat Wendy semarah itu? Itulah yang dipikirkan Sehun.

Mark melirik kearah Sehun yang masih diam ditempatnya.Demi apapun,dia akan menyalahkan Sehun jika terjadi sesuatu pada Wendy.

"Wendy-ah,tunggu!"ujar Mark yang kemudian pergi menyusul Wendy.

Sementara,Sehun hanya mengangkat bahunya saat Mina menatap kearahnya.

-tbc.

Vomment janlup♥ thankseu.
Second update todayyy♥

PLAYGROUND ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang