Mata Rena buram oleh air mata yang mengalir begitu saja,dia tidak mengerti kenapa dadanya terasa sakit melihat pria yang selama ini hanya memeluk dan menciumnya,kini memeluk dan mencium perempuan lain.
Kepalanya terasa sakit,kakinya lemas pandangannya gelap,dia pasrah jika terjatuh tapi setengah sadar dia merasa sepasang tangan kokoh memeluk tubuhnya sebelum jatuh ditanah.
"Kak Rendy...."*
*"Auch! "
Rena memegang kepalanya yang terasa pening,kemudian membaringkan kembali tubuhnya."Renaaa kau membuat kami khawatir."
Si kembar double S menghambur memeluk Rena sambil termewek membuat kepala Rena tambah berdenyut-denyut."BODOH!gimana bisa sampe pingsan gara-gara kena asam lambung,da suruh makan duluan aja sih tadi bandel!"
Sita memukul pelan lengan Rena dengan kesal."Aku ga bisa nafas S ..."
Lirih nya sambil terpejam,keduanya langsung melepas pelukan sambil cengengesan."Dimana Aku?"
"UKS,tadi kamu pingsan."
Jawab mereka koor."Dimana kak Rendy..."
Double S hanya terdiam dan saling tatap.
"Diruang kepala sekolah bersama Angel... Auuuch!"
Kali ini Sinta yang terkenal ceplosan dan tidak peka menyahut dan langsung mendapat cubitan dipinggang oleh Sita saat melihat Rena tertunduk sedih.*
*
Ruang kepala sekolah."Bapak sungguh kecewa dengan kalian berdua terutama kamu Rendy."
Pria tua setengah botak yang terlihat sangat bijaksana itu menggeleng sedih.
Dia Pak Teguh kepala sekolah.Sepasang matanya Menatap dua orang murid berprestasinya yang duduk menunduk dihadapan nya.
"Maaf pak ini bukan salah Rendy,tapi Angel yang tadi memeluk dan mencium nya tiba-tiba,Rendy ga salah pak."
Sambar Angel cepat,tangan kirinya meraih tangan Rendy dipangkuan tapi langsung ditepis pelan oleh Rendy tanpa melirik."Tetap saja kalian harus disanksi karena sudah melanggar peraturan sekolah dan memberi contoh buruk terutama pada adik-adik kelas kalian."
Pria tua itu menarik nafas panjang."Kalian akan di skors satu minggu."
"Tapi pak!"
Protes Angel."Berikan surat ini pada orang tua kalian."
Putus pak Teguh tegas menyodorkan 2 buah amplop coklat kehadapan mereka.Rendy tidak menjawab lantas dia berdiri setelah meraih amplop tersebut dan mengangguk hormat pada kepala sekolah nya,Angel melakukan hal sama.
"Rendy."
Rendy menoleh saat di panggil kepala sekolah nya.
"Bapak harap ini pelanggaran pertama mu sekaligus terakhir mu."Dia hanya mengangguk kemudian berjalan keluar.
"Apa kau marah padaku?"
Tanya Angel menatap Rendy."Ga."
Jawabnya singkat lalu berjalan meninggalkan Angel.Tidak ada yang tau apa yang ada dikepala cwo tampan dingin ini,begitupun Angel yang sudah menyukai Rendy sedari mereka SD,tidak mau menyerah gadis cantik ini berlari dan mengejar dan mensejajarkan langkah mereka.
Hanya satu tujuan Rendy kelas Rena.
Gedung SMP dan SMU bersebelahan hanya dipisahkan sebuah taman dan jalan setapak bebatuan.
Murid-murid dikelas Rena heboh melihat kakak kelas mereka yang mereka beri julukan 'Pangeran Salju' berdiri didepan pintu kelas mereka bersama Angel,murid perempuan paling populer yang tadi menembak Rendy,mereka tau 'Pangeran Salju' ini mencari Rena.

KAMU SEDANG MEMBACA
NEVER BE THE SAME ( SLOW )
RomanceAda mitos yang mengatakan 'Tidak ada Cinta pertama yang berakhir bahagia.' Rendy dan Rena,dua anak yang kurang kasih sayang orang tua masing-masing membuat mereka sangat dekat dan saling menyayangi sedari Balita, sampai tanpa mereka sadari mereka...