Ga gampang ternyata bikin cerita ini, terpaksa harus banyak riset searching mengenai panggilan dan budaya Korea, salah2 bisa diomelin Kapopers.
😷Enjoy.
👇
Ternyata menghadapi keluarga Rendy tidak se menakutkan yang Rena bayangkan.
Rendy memperkenalkan keluarga besarnya satu persatu,pertama nenek kakeknya yang langsung memeluk Rena begitu erat,kedua orang tua itu nampak begitu menyambutnya terutama Ren-Ren.
Kemudian pada suami istri,yaitu adik perempuan Seon ayah biologis Rendy yang di panggil bibi Hee,oleh Rendy,beserta suaminya yang hanya Rena sapa paman,karena Rena susah menghapal dan takut salah menyebut nama pria seusia Zavone itu.
Pasangan suami istri ini mengingatkan Rena akan Marinka Zavone,yang belakangan diketahui hanya orang tua yang mengadopsi Rendy, juga pasangan suami istri yang dulu begitu menyayanginya.
Walau kini mereka mulai menerima kembali Rena,tapi luka yang pernah mereka beri pada Rena tidak benar-benar hilang,karena sudah membekas.
Rendy juga memperkenalkan seorang wanita muda bernama Araa sebagai sepupu jauh yang hanya ikut berlibur juga seorang pria yang nampak beberapa tahun lebih tua darinya sebagai sepupu yang bernama Joon,anak dari pasangan bibi dan pamannya tadi.
Jika pria itu hanya duduk dan melambaikan tangan pada Rena menyapa kemudian kembali sibuk dengan ponselnya,maka wanita muda yang bernama Araa segera bangkit berdiri dan memeluknya dengan senyum dibibir,tapi yang membuat Rena tidak nyaman,senyum wanita itu tidak sampai dimata,dan dia membisikkan sesuatu ditelinganya dengan bahasa Korea yang tidak Rena mengerti sama sekali.
Rena berusaha berfikir positif,toh mereka sudah jauh-jauh ke sini,menyambutnya sebagai keluarga dengan tangan terbuka.
Bahkan Ren yang biasanya tidak suka orang tidak di kenalpun,kini duduk nyaman dipangkuan Seon,Ren bahkan memanggil pria itu dengan panggilan "araboji"
seharusnya "Haraboeji" yang berarti 'kakek. 'Sekalipun penyebutan salah,Seon dan yang lainnya nampak tidak masalah malah tertawa bahagia,karena menurut mereka segala tingkah Ren begitu menggemaskan,nampaknya ini bukan kali pertama Ren bertemu keluarga besar itu?mungkin nanti Rena akan menanyakan pada Rendy,beberapa kali Rendy minta ijin membawa Ren jalan,apa Rendy membawa putranya bertemu keluarga besar nya ini?
Rendy juga sudah begitu akrab dengan mereka,bahkan sesekali Araa yang entah kapan pindah duduk disebelah Rendy nampak merangkul akrab lengan pria itu,walau Rendy terlihat menepis dengan tidak kentara,sayangnya Rena yang terlalu gugup tidak sempat menyadari.
Sekalipun tidak semua dari mereka bisa berbahasa Indonesia ,mereka tetap begitu ramah dengan Rena.
Rena tidak tau,apa mereka semua sengaja kesini khusus untuk menemui Rena dan Ren atau apa.
Tapi perlakuan mereka membuat Rena terharu dan kembali merasakan kasih sayang keluarga.🍃
Rena membelai sayang rambut hitam Ren yang sudah mulai tumbuh semakin lebat semenjak sembuh,saat ini dia berada di salah satu kamar yang di tunjukan salah seorang pelayan di Villa ini ketika Ren sudah terkantuk-kantuk dipangkuannya.
Setelah selesai makan mereka semua berkumpul di ruang tengah,mengobrol banyak hal,Rena yang banyak tidak mengerti hanya diam dan sesekali tersenyum dan menjawab singkat jika diajak bicara,dengan dua orang sepupu Rendy,Rena bisa menjawab sepatah dua patah karena menggunakan bahasa Ingris,jika dengan nenek dan kakek Rendy yang hanya bisa bahasa korea, Rendy sebagai penerjemah.
Sebenarnya dia merasa kurang sopan meninggalkan tuan rumah,tapi nenek Rendy memerintahkan pelayan tua berwajah datar yang Rena tau sebagai Paman Kim itu mengantar mereka kedalam kamar yang sudah dipersiapkan dengan Ren yang tertidur dalam gendongan Rendy.

KAMU SEDANG MEMBACA
NEVER BE THE SAME ( SLOW )
RomanceAda mitos yang mengatakan 'Tidak ada Cinta pertama yang berakhir bahagia.' Rendy dan Rena,dua anak yang kurang kasih sayang orang tua masing-masing membuat mereka sangat dekat dan saling menyayangi sedari Balita, sampai tanpa mereka sadari mereka...