-Enjoy-
Mentari Pagi datang dengan sinarnya yang menciptakan kehidupan kembali.
Davina terbangun menunjukan jam kurang dari 5 menandakan ia harus bangun dan melaksanakan kewajibannya.
Setelah itu, ia bersiap sekolah dan seperti biasa ia mengambil kotak obat dilaci samping ranjangnya. Vina meminum berbagai macam obat.
Lain dengan Devana yang semalam tertidur disofa ruang tamu.
Entah tiada orang yang peduli atau memang dia yang susah dibangunkan hingga ia sama sekali tidak pindah ke kamarnya.
"Oy, bangun napa, udah pagi nih ngebo aja lo dimana-mana" ucap Zaki yang berusaha membangunkan sepupunya.
Devana bangun dan mengucek sebelah matanya tanda memperjelas pengelihatannya.
"Iya gue udah bangun" ucap Vana. "MA VANA LIBUR SEKOLAH BILANG AJA SAKIT, VANA LAGI MALES BELOM NGERJAIN TUGAS" teriak Vana membuat Zaki yang berada disebelahnya melotot.
"Eh curut, sembarangan aja lo ngomong, sakit beneran tau rasa lo ya! Sana mandi mumpung ada waktu!"
"Apa'an sih bang, yang sekolah itu gue bukan elu, urusin aja lo sendiri!"
"Dibangunin taii banget modelnya. TANTE JANGAN BOLEH VANA BOLOS"
Zaki merasa puas karena berhasil mengadu pada Ellina, namun sedetik kemudian Zaki terkena timpalan bantalan kursi ke kepalanya, siapa lagi pelakunya kalau bukan Devana.
*****
Sesampainya disekolah, Devana merasa sedikit gugup karena ia tidak mengerjakan tugas dari bu Ajeng guru terkiller disekolah.
Ia berjalan sedikit lari, targetnya ialah segera bertemu Bella dan menyalin tugas fisikanya.
"Bel, gue liat tugas fisika dong, cepet keburu masuk" paksa Vana terburu - buru.
"Ehh santai dong, baru dateng udah main contek aja, dateng agak pagian kalo mau nyontek Van" ucap Bella lalu mengulurkan bukunya agar Devana cepat menyalin.
Sedangkan Velio yang dikejutkan dengan sahabatnya sebulan ini berada diruang inap.
*Namanya Jose, sejak kecil ia menderita Kanker Darah hingga sekarang ini, kalau bukan kekuasaan tuhan ia tidak mungkin bertahan sampai kini.
"Bro lo apa kabar, sorry gue jarang jengukin lo, lo ngerti juga kan gue sibuknya gimana sama Osis tambah lagi sama tugas harian"
"Iya gak apa lagi Vel, gue minta tolong ke elu buat ajarin soal pelajaran. Gue ketinggalan banyak nih"
"Iya santai aja sama gue"
Setelah itu pembelajaran dimulai hingga bel istirahat berbunyi.
Davina menutup bukunya dan bersiap menuju kantin.
"Guys ngantin yok, keburu rame!"
"Gue males Van" keluh Nadine, Oca sependapat dengannya ia malas dengan jajanan kantin yang itu-itu saja.
"Kalian gak asik. Gue cabut dulu bay"
Ia berjalan menyusuri koridor sendiri. Tiba-tiba tangannya dicekal keras oleh seseorang dibelakangnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Look At Me
Teen Fiction-Cinta itu bagaikan api. Manfaatkan ia untuk mencapai semua kisah yang akan dituju. Jika kamu tak sanggup, cinta akan membakar dan menghancurkan semua yang kamu miliki- °°°°°°°°°° Gadis kembar yang terlibat dalam Cinta segitiga. Bernama Devana dan D...
