Jika tidak ada hari esok, aku tidak mau hari ini terjadi.
∆∆∆
Reno menyeret Clara di dekat Danau, karena suasana mendukung untuk membicarakan apa yang Reno lihat tadi.
Meskipun Clara terus mengelak untuk pergi, tapi Reno sudah terlanjur mengerti dan meminta penjelesan.
"Cepat katakan apa yang sebenarnya terjadi?" ucap Reno.
"Apa sih kak Ren, gue gak tau apa - apa! Biarin gue pulang !" bantah Clara.
Reno mencekal tangan Clara yang akan pergi. Sepertinya, Clara tidak bisa bisa ajak damai.
"Cepat katakan Clara ! Apa benar lo dan Alda setongkol dengan pembunuh itu?" bentak Reno.
Clara bingung harus bagaimana. Ia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kepada Reno, karena itu bisa merugikan dia sendiri, di sisi lain tatapan Reno seakan ingin menghabisi Clara ditempat yang sepi ini.
"Jadi benar lo kerja sama sama mereka? Hah !" ucap Reno membentak.
"Lepasin kak Ren, gue sama kak Alda gak ada hubungannya sama semua ini!"
"Kalau lo gak mau ngaku, gue habisin lo" ancam Reno.
Clara sangat ketakutan, ia bingung sangat bingung karena seperti nya Reno tidak main- main.
Reno sudah ingin sekali menghajar orang dihadapannya ini, kalau saja bukan perempuan sudah ia habisi sedari tadi.
"Oh jadi itu yang namanya laki - laki, yang berani menghabisi seorang gadis?" ucap seseorang dibelakang Reno.
Thanks god, Batin Clara.
Reno membalikkan tubuhnya mendapati senyuman ejek dari wajah Arnold.
"Hey, beginikah cara kamu untuk mencari tau yang sebenarnya?" ucapan remeh dari Arnold membuat emosi Reno semakin meluap.
"Kebetulan banget lo ada disini ! Sekarang katakan, apa lo yang sudah menyekap Devana dan membunuh Alan?" ucap Reno dengan nada tinggi.
Arnold tampak santai saja, entah apa yang difikirannya ia hanya ingin bermain- main dengan orang yang telah menyelamatkan Devana dan juga Alan.
"Kalau iya?" Reno terkejut. "Hahaha lagian laki - laki macam kamu itu bisa apa? Semua udah terjadi dan kamu harus terima itu !" sambung Arnold.
Kurang ajar sekali Arnold, ternyata ada laki - laki yang lebih brengsek dari iblis, Batin Reno.
"Bajingan ! Ternyata lo, Clara sama Alda bersetongkol untuk membuat musibah ini, gue pastikan lo akan tanggung akibatnya!" bentak Reno pada Arnold.
"Gak kak, Ini semua cuman kebetulan" bantah Clara pada Reno yang menepis tangannya.
"Dan gue pastikan juga lo dan Alda masuk penjara !" ancam Reno terhadap Clara.
Jelas Clara ketakutan, ini yang ia takuti selama ini.
"Uhh wow, emang lo punya bukti apa sampai percaya diri sekali dengan urusan seperti ini?" tanya Arnold setengah menahan tawa ejeknya.
Reno kesal, ia berjanji dalam hati akan membuat mereka semua menyesal. Reno meninggalkan mereka.
Arnold tampak berfikir dengan apa yang selanjutnya dilakukan oleh Reno, "Clara ada tugas baru buat lo !" perintah Arnold.
"Ogahh gue gak mau urusan lagi sama lo" bantah Clara. Namun dengan tatapan Arnold yang menyempurnakan tekad negatif dari Arnold akhirnya Clara menurutinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Look At Me
Teen Fiction-Cinta itu bagaikan api. Manfaatkan ia untuk mencapai semua kisah yang akan dituju. Jika kamu tak sanggup, cinta akan membakar dan menghancurkan semua yang kamu miliki- °°°°°°°°°° Gadis kembar yang terlibat dalam Cinta segitiga. Bernama Devana dan D...
