Judul part seperti judul lagu nya siapa????
.brukk..
"OMG ya tuhan.."
Tentu saja Vana kaget dengan apa yang dilihatnya sekarang. Velio yang tergeletak dilantai lantaran dipukul oleh Devana dengan tongkat kasti.
"Sorry kak gue kira cewek Cabe itu"
"Ya tuhan, gimana ini. Fix gue bawa kak Velio ke UKS"
"Gue yang angkat dong? Lah mana bisa. Aduhh ribet banget mulut gue, udahlah coba.. Haduhh berat" keluh Vana saat mengangkat tubuh sembari melingkarkan tangan kiri Velio ke pundaknya.
Sesampai di UKS, Devana menatap Velio sehangat-hangatnya. Ia teringat kejadian pertama kali ia bertemu dengan tak sengaja menabrak dan memberinya selembar formulir pendaftaran.
"Haha gue lucu ya bisa suka cowok se perfect lo kak. Andai aja gue bisa ungkapin ini"
Tak lama setelah itu Velio bangun menatap Vana datar.
"Uhh syukur deh sadar. Gue minta maaf ya kak udah bikin kak Velio jadi gini. Sumpah gue gak bermaksud ngelukain ini soalnya gue pikir tadi si cabe, ya gue pukul aja sama tongkat kasti, eh tapi yang nongol elo, dan makasih udah dibukain kalo gak gitu gue ntar mati kehabisan oksigen digudang udah gitu mayat gue dimakan tikus lagi aduhh bisa parah. Makasih dan maaf ya kak Velio hehe" cerocos devana membuat Velio terkekeh.
"Udah ngomong nya?" Devana mengangguk. "Lain kali lo hati-hati deh sama mereka berdua. Alda sama clara tuh licik" Devana kini mengerutkan dahinya untuk berfikir.
"Yaudah makasih udah ditolongin, gue langsung ke kelas ya ada tugas dan salam buat kembaran lo" sambungnya.
"Iy- iyaa kak"
Devana melihat punggung Velio yang semakin menjauh meninggalkan senyum yang masih mengembang dibibirnya.
"Kenapa ngasih salam sama Davina segala sih. Huh tapi yaudahlah setidaknya gue mulai deket sama kak Velio"
*****
.Istirahat..
"Lo ngapain senyum-senyum sendiri gitu sih Vel? Aneh tau gak" ucap Jose sembari memalingkan wajah dari Velio yang melamun.
Dilihatnya foto gadis cantik dilayar ponselnya.
"Sapa Vel? Kek pernah tau gue. Lo lagi jatuh cinta ya?"
"Apa'an sih. Enggak lah ngapain juga cinta cintaan"
"Terus ngapain liat profil Davina?"
"Hah?" Velio menyembunyikan ponsel ke sakunya "eng-enggak kepencet doang! Ada-ada aja lu" sambungnya.
"Halahh bilang aja, gengsi ya sama gue!"
Velio memutar bola matanya malas ketika Jose membicarakan masalah cinta tapi setelah Velio pikir ucapan Jose ada benarnya, mungkin dia sedang jatuh cinta dengan Davina.
KAMU SEDANG MEMBACA
Look At Me
Teen Fiction-Cinta itu bagaikan api. Manfaatkan ia untuk mencapai semua kisah yang akan dituju. Jika kamu tak sanggup, cinta akan membakar dan menghancurkan semua yang kamu miliki- °°°°°°°°°° Gadis kembar yang terlibat dalam Cinta segitiga. Bernama Devana dan D...
