Ketika ku berkata TIDAK. Akan kah kamu masih mencintaiku?
^^^^^
"Vana? Lo suka sama kak Velio? Kenapa lo gak pernah cerita ke kita?" tanya Bella.
Bisma masih tidak mengerti. Devana mengusap air matanya dan berusaha tegar.
"Kali ini lo gak bisa bohong? Cerita sama kita!" paksa Bella.
Devana masih terdiam. Sedetik kemudian ia tertawa.
"Apa'an sih guys.. Gue suka sama kak Velio.. Haha gak mung--"
.ssttt...
"Jangan bohong!" bantah Bella.
Devana tidak ingin membicarakan Cinta abal - abal yang dirasakannya. Tapi, bagaimanapun Bella dan Bisma ialah sahabatnya.
"Iy- iya.. Tapi gue gak bisa cerita ke kalian"
"Ada apa sih? Gue kok gak tau ya?" goblok Bisma, Bella menoyornya.
"Yaudah, lo gak harus cerita ke kita sekarang!" ucap Bella, Devana mengangguk.
Mungkin ini memalukan bagi Devana. Ia harus mengungkapkan isi hatinya pada sahabatnya dan menangis pula.
Tapi setelah difikir, Vana sudah tidak kuat lagi menahan rasanya sendirian tanpa saran dari orang lain.
Mereka kembali ke kelas sebelum bel masuk berbunyi.
Kecuali Bisma yang berniat menghampiri Nadine.
*****
Jose terlihat tergesa- gesa dengan membagikan bunga mawar putih kepada setiap siswa.
Jose menghampiri Bisma yang menatapnya heran.
"Buat apa? Lo suka sama gue ya kak? Kok ngasih bunga segala, sejenis loh?" ucap Bisma ngawur.
"Sejenis? udah lo bawa aja nih bunga ntar kalau ada aba-aba dari lapangan, lo kesana aja sama bawa bunga ini"
"Lahh maksudnya? Nih ada apa'an sih?"
Jose mendengus kesal. "Velio ketua Osis kita itu mau nembak cewek secara terang-terangan!" jelasnya.
"Hah? Siapa yang mau ditembak sama Ketos cuek itu?"
"Adalah pokoknya!"
Jose melanjutkan membagi bunganya Namun, Bisma tetap ingin tau. "Kak kasih tau dong, kalo gak gue bakalan ngerusak suasana loh entar! Hayooo kasih tau dong!!" pinta Bisma. Jose sedikit malas.
"Davina cewek kembar kelas 10 itu. Udah gue cabut bay!" Jose meninggalkan Bisma yang melongo.
Bisma mengurungkan niatnya ke kelas Nadine. Ia memilih kembali menuju kelas untuk memberi gosip terbaru pada kedua sahabatnya.
"Ehh coyy, ada kabar baru!" ucap Bisma sembari melempar bunga ke Bella.
"Kabar apa?" Tanya Bella, Devana masih unmood sehingga melamun.
"Gue tadi dikasih bunga sama kak Jose buat ikut lihat dilapangan. katanya kembaran Vana mau ditembak sama kak Velio" Bella melotot tajam sembari melihat Devana yang melamun. Bella menginjak kaki Bisma.
"Lo gimana sih.. Devana kan suka sama kak Velio, kalau taunya gini entar dia malah sakit hati goblok!" bisik Bella tepat ditelinga Bisma.
"Ya sorry Bel gue gak tau" ucap Bisma. "Van lo denger ucapan gue barusan?" tanya Bisma pada Devana.

KAMU SEDANG MEMBACA
Look At Me
Novela Juvenil-Cinta itu bagaikan api. Manfaatkan ia untuk mencapai semua kisah yang akan dituju. Jika kamu tak sanggup, cinta akan membakar dan menghancurkan semua yang kamu miliki- °°°°°°°°°° Gadis kembar yang terlibat dalam Cinta segitiga. Bernama Devana dan D...