Davina POV
Seluruh murid nyatanya sudah masuk kelas. Karena bel sudah berbunyi sedari tadi. Aku melangkahkan kaki mencari kelas yang berada dilantai 2, sampai akhirnya aku menemukan kelas tepat disamping tangga.
"Permisi.." ucapku.
"Eh kamu ayo masuk sini nak!" ucap Guru yang awalnya sudah memulai pembelajaran.
Sesekali aku membuang nafas kasar kemudian berdiri didepan kelas.
"Hai.. Namaku Davina Arcella Bhaskara, panggil aja Davina aku pindahan dari Jerman. Ku harap bisa berteman baik dengan kalian" ucapku memperkenalkan diri.
"Krik krik..krik krikk" semua murid dikelas hanya diam seperti heran melihat perempuan berambut pirang itu dapat berbicara bahasanya dengan lancar.
"Oke, Davina kamu boleh duduk di kursi depan bersama Nadine" perintah guru itu bernama bu Ranti.
Setelah pelajaran ditutup setelah terdengar bel istirahat berbunyi. Aku berkenalan dengan teman-teman termasuk Nadine teman sebangku juga Oca cewek berkacamata dan berambut keriting.
"Eh Davina ayo ngantin, sekalian aku ajak keliling sekolah biar kamu tau hehe" ajak Nadine.
Aku memesan bakso dan es teh manis sama seperti yang lainnya.
Ngantin sudah, sekarang keliling sekolah. Tapi, aku sama sekali tidak meliat Devana.
"Wait!" ucap dadakan Oca membuatku yang menikmati jalan - jalan merasa tersentak.
"Apa'an sih Ca" ketus Nadine.
"Ada apa tuh rame-rame, samperin yuk" ajak Oca.
"Iya penasaran gue" ucapku.
Mereka mengambil celah dari gerombolan anak manusia yang berdesakan melihat syarat-syarat di mading.
"Widihhh pendaftaran anggota Osis baru, kalian mau ikutan?" tanya Nadine.
"Enggak ah males" ucap Oca ogah- ogahan.
"Tapi aku mau ikut, kalian enggak?" ucapku.
"Yaudah kalo kamu ikut kita anterin minta formulir" ucap Nadine.
Mereka bertiga menuju ruang Osis tapi, kebetulan ada Ketua osis melewati mereka, lumayan lah gak capek-capek minta ke ruang Osis yang berada di lantai atas.
"Kak kak, ini nih temen gue Davina minta formulir. Minta 1 ya kak?" ucap Nadine sambil menunjuk Davina.
"Waduh, formulirnya diruang Osis semua dek, atau gini aja aku ambilin ntar aku kasih ke kalian" ujar Cowok tampan itu yang notabenenya adalah ketua Osis.
"Oh iya kak kelas gue dikelas Xipa-1"
Namun ketos itu keburu pergi, Kelihatannya sibuk.
"Siapa sih nama cowok kelas 11 itu?" tanya Davina yang tak sengaja melihat badge kelas ketua Osis.
"Oh itu namanya kak Velio, dia anak terpopuler di sekolah ini, banyak cewek kecantol sama dia, tapi ya gitu deh sifatnya cuek" ujar Oca.
"Ih.. apa'an orang tanya nama doang"
"Yeee sapa tau lo naksir" ejek Oca sembari menuju kelas mereka.
*****
Devana POV
Giliran Aku masuk kelas yang sebelahan dengan kelas Davina. Uhh berharap sekali aja jauh.
"Nama gue Devana Arcella Bhaskara, panggil aja Devana pindahan dari Jerman" sebenarnya malas juga berkenalan nanti juga kenal sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Look At Me
Teen Fiction-Cinta itu bagaikan api. Manfaatkan ia untuk mencapai semua kisah yang akan dituju. Jika kamu tak sanggup, cinta akan membakar dan menghancurkan semua yang kamu miliki- °°°°°°°°°° Gadis kembar yang terlibat dalam Cinta segitiga. Bernama Devana dan D...
