YM - 7

4.4K 166 2
                                    

Mata Ara membulat saat mendengar itu "What?!" Dia menyilang kedua tangannya di depan dada "Ih, males!"

Aldin terkekeh geli "What?!" Aldin menirukan gaya Ara yang kaget membulatkan matanya "Gue bercanda kali, lagian gue itu cuma pengen denger ucapan makasih dari lo!"

"Itu aja?"

Aldin mengangguk.

"Makasih."

"Disuruh bilang makasih, malah jawab sesimple itu!"

Gue kira lo cowok matre.

"Lima menit lagi kan bel, mending lo cepet balik sekarang!" Ucap Ara yang semakin jutek dan ngga perduli.

Aldin bangkit dari bangku mendekatkan wajahnya pada Ara dan itu membuat Ara takut karena di kelas hanya ada Ara, Aldin dan si kutu buku. Wajah Aldin semakin dekat, mata mereka mulai bertatap, namun setelah semakin dekat Ara malah memejamkan matanya.

Dan ternyata Aldin hanya mengambil bulu mata Ara yang jatuh mengenai pipi Ara. Barulah Aldin menjauh.

"Kenapa merem?"

Ara yang sedang merem tiba-tiba langsung membuka matanya perlahan "Eh-"
"Emang gue merem yah?" Lanjutnya

"Eh pipi lo merah?"

"Ini mungkin efek cuaca kali,"

"Gue cuma ambil bulu mata lo doang, takutnya masuk ke mata kan perih."

Kring Kring Kring..

"Itu udah bel sana lo balik ke kelas!"

Aldin tersenyum menunjuk Ara "Ciee.. Salting,"

"Ngaco lo!" Ara memutar bola matanya ke lain arah.

"Jangan kangen atau rindu kalau nggak ada gue,"

Ara melirik Aldin sinis "Amit-amit gue kangen sama lo, yang ada gue enek liat muka lo tiap hari!"

Baru saja Aldin melangkah pergelangan tangan langsung di cekal oleh Ara yang tiba-tiba ikut berdiri.

Aldin melihat kearah tangan yang Ara cekal begitupun Ara yang baru menyadari hal itu reflek melepaskan cekalan tangannya, "Btw, lo anak IPA5 kan? Lo udah kenal Citra belum?"

"Nggaklah, gue aja nggak tau orangnya yang mana, lagian kan gue baru disekolah ini."

"Gue cuma mau ngomong hati-hati kalo deket si Citra tapi kalau bisa nggak usah kenal deh,"

Aldin tertawa kecil "Emang lo siapa gue?"

"Gue cuma ngingetin doang lo nggak boleh terlalu deket sama dia!"

"Apa sih rese lo kayak cewek takut pacarnya selingkuh?!"

Dengan polosnya Ara asal menjawab tanpa berfikir "Emang iyah,"

Aldin semakin menatap Ara "Eh maksud gue, emang iyah si Citra itu PHO, kasian kan nanti cewek lo!"

Untung aja otak gue lagi encer, lagian ini mulut kalau ngomong nggak pernah disaring apa yah?

Aldin mengangguk mengerti lalu melangkah keluar dari kelas.

.-.

TBC

Semoga gak bosen sama cerita aku ini. See you

YOU'RE MINETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang