Chapter 15

6.8K 382 21
                                        

Keesokan harinya

Aku sekarang sudah berada di sekolah.

Ya aku akan menggunakan cara-cara yang ku cari tadi malam.

Aku menghela nafas pelan.

Mari kita mulai.

Lalu aku berjalan dengan anggun.

Tiba-tiba Dagna langsung berlari kearah ku dan tiba-tiba memeluk ku.

Maafkan aku Dagna.

"Apa yang kau lakukan." ujarku dingin sambil melepaskan pelukannya
"Apakah benar yang dikatakan oleh Orion?" tanya Dagna
"Mengapa kalian permasalah hal itu, yang penting saat ini aku adalah Zelda Honoria." jawabku lalu pergi meninggalkan Dagna yang masih mematung.

Ah, bodoh bodoh bodoh, apa aku  terlalu kasar, tapi tetap saja jika aku kembali seperti semula maka situasi makin bertambah rumit, lebih baik untuk beberapa hari ini aku memakai kepribadian ganda.

Tiba-tiba saja tangan ku di tarik oleh Orion.

"Jika kau bukan Zelda lalu kau siapa?" tanya Orion menatap ku begitu mengintimidasi
"Aku adalah aku, jadi untuk apa kau permasalahkan." 
"Kembalikan Zelda yang asli." tegasnya menguatkan cengkeramannya.
"mengembalikan Zelda, betapa sulitnya aku untuk mengambil alih tubuhnya dan sekarang kau ingin aku kembalikan Zelda, jangan harap, aku Zelda Honoria yang baru dan kau, tidak akan pernah bisa mengembalikannya, aku tidak akan segan-segan menghancurkan mu jika kau berani mengangguku." ancamku melepaskan tangannya lalu pergi meninggalkannya.

"Apakah itu sakit?" tanya Mina muncul di sampingku
"Iya, tapi tidak masalah untukku." jawabku

Lalu aku masuk kedalam kelas ku.
Dan tidak sengaja aku mendengar jika ada yang membicarakan ku.

"Apa kalian tahu, katanya Zelda memiliki kepribadian ganda loh"
"Masa sih."
"Kepribadiannya kayak gimana, baik, jahat atau pemalu?."
"Aku tidak tau juga sih, tapi kalo di lihat-lihat pemalu deh."

Dan aku tersenyum.
Aku rasa hari ini aku akan dapat sebuah kejutan.

Bel keluar main sudah berbunyi, aku segera ke ruangan osis, katanya akan ada rapat.

Di dalam sana hanya Orion, mungkin yang lain belum datang.
Aku lalu duduk di kursi ku dan menyilangi kaki ku.

Beberapa detik kemudian mereka datang.

Semua sudah berkumpul tapi tidak ada yang memulai rapatnya, semua hanya melihat kearah ku, tatapan bingung dan ketakutan.

Aku menghela nafas kasar.
"Apakah ini di sebut rapat, mengapa kalian malah melihat ku seperti itu ha." cetusku sinis
"Aku akan memulai rapatnya."ujar Orion

Setelah rapatnya selesai, aku dengan segera pergi dari ruangan itu dan langsung balik ke kelas ku.

Di saat aku ingin duduk,dibawah laci ku, aku melihat jika ada surat yang menyuruh ku pergi ke belakang sekolah sekarang juga.

Dan aku pun dengan senang hati menuruti permintaannya.
Sesampainya aku disana, tiba tiba saja aku di dorong.

Tiga orang perempuan, apakah aku akan di bully, aku rasa mereka mengetahui jika aku memiliki kepribadian ganda dan mereka mengira sifatku adalah pemalu.

Gadis itu lalu mengeluarkan curter.

"Aku bingung mengapa kau masih dekat-dekat Orion, padahal kau tahu jika kau tidak memiliki hubungan."

Aku hanya diam dan diam.

Lalu ia menarik tangan ku lalu menggores tangan ku hingga membuat darah keluar

My Best Friend Is GhostTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang