"Aku tidak mungkin menolakmu." seru ku
Ken langsung memeluk Zelda ken sangat bahagia karena kini ia telah memiliki Zelda sepenuhnya.
Dan mereka kemudian mereka pun pulang.
Setelah sampai di apartemen mereka.
Zelda langsung masuk kedalam apartemennya.
Kemudian ia menggantung tasnya dan masuk kedalam kamar mandi.
"Ha, jika sedang bahagia,atau sedih, berendam adalah jawabnya." gumamku
Aku membenamkan seluruh tubuh kedalam air, merasakan hangatnya air.
Setelah selesai berendam kemudian berpakaian.
Zelda lalu duduk di depan tv dan menonton.
Tiba-tiba saja bel pintunya berbunyi.
Zelda segera membuka pintu apartemennya.
"Ken, ada apa?" tanyaku
"Ingin menonton film horror." ajak ken
"Tentu, apa judulnya?" tanya ku
"The boy."
"Aku belum pernah mendengarnya, ayo nonton." ujarku lalu menarik tangan ken.
Dan kami kembali ke kamar, ia memberikan flashdisk.
Aku lalu menyambung flashdisk ke laptop dan kami menonton di laptop.
Setelah selesai menonton film horror.
"Aku suka filmnya,apa jadinya kalo aku punya boneka kayak gitu." gumamku
"Hei, kau ini ada-ada aja." seru ken
"Tapi brahms itu ganteng."
"Itu hanya boneka Zelda."
"Tapi ia mirip sekali seperti anak kecil."
"Kalo dia manusia, jika ia besar nanti pasti tampan melebihi mu." ujarku
"Untungnya dia boneka."
"Tapi kau lebih tampan dari boneka kok." ujarku sambil meletakan kedua tanganku di kedua pipinya.
"Benarkah melebihi boneka apa?." tanya nya
"Boneka chucky." ejekku
"Dasar kau."
Drrtt.... Drrtt....
"Halo."
"Ya Lilian, ada apa?" tanyaku
"Ada keanehan di rumah mu, emangnya ada apa."
"OH, baiklah, kirimkan alamat mu dan aku akan kesana." ujarku
"Baiklah, sampai jumpa."
"Ada apa?" tanya ken
"Aku akan ke rumah lilian." jawab ku
"Ya aku tau tapi kenapa."
"Katanya di rumahnya ada keanehan." ujarku lalu pergi meninggalkan ken.
"Oy, aku ikut!" seru ken.
Dan Mereka pun pergi ke alamat yang dikirim oleh lilian.
Beberapa menit perjalanan mereka pun sampai.
Aku dan ken pun kemudian mengetuk pintu rumah yang bercat abu-abu.
"Permisi."
"Zelda." panggil lilian dari luar.
"Apa ini rumah mu?" tanyaku karena aku takut salah kan nggak lucu jadinya.
"Iya, kami takut untuk ke dalam." ujar lilian
Bersama lilian aku dan ken masuk kedalam rumah itu, rumahnya cukup besar dan memiliki 5 kamar.
"Itu kamarnya." ujar lilian sambil menunjuk ke sebuah kamar dengan pintu berwarna coklat.
"Aku serahkan ini ke kamu ya, aku harus nenangin mama ku dulu." ujarnya
"Iya."
Aku dan ken lalu masuk kedalam kamar itu, kamarnya cukup luas, tapi kok penerangannya minim ya.
"Terlalu sunyi." bisik ken
KAMU SEDANG MEMBACA
My Best Friend Is Ghost
Mystery / ThrillerHighest Rank # 1 Dalam mystery/thriller 30 juli 2017 # 1 Dalam Ghost 20 Agt 2018 # 2 Dalam mystery/thriller 1 Agt 2017 # 3 Dalam mystery/thriller 27 juli 2017 ✴✴✴ Gadis kelas 1 sma terus di bully oleh banyak orang,dari...
