Chapter 32

5K 299 49
                                        

Semenjak kepergian ku dari negara itu hidup ku semakin lama semakin membaik. Malah banyak yang dapat ku lakukan di jepang,bukan hanya itu aku dan mama menjadi lebih dekat,walaupun mama masih sering pergi untuk pentas balletnya,tetapi ia selalu menyempatkan diri untuk meluangkan waktu bersama dengan ku.

apa yang ku lakukan setelah lulus sma?Jawabannya mudah,aku bekerja sesuai hobi ku.

Benar sekali aku adalah penyanyi asal jepang,bukan aku adalah diva.

Sudah 3 tahun lamanya dan hari ini aku menjadi seorang diva.
Aku masih belum percaya jika aku sudah menjadi seorang diva,padahal baru 3 tahun yang lalu aku menjadi seorang penyanyi.

Aku sangat bahagia, juga aku akan ke luar negeri untuk show perdana ku sebagai diva dan negaranya adalah tempat dimana aku bersekolah dan mendapatkan penglihatan baru ku.

Apakah nanti aku akan bertemu dengan mereka,kalau ken,itu tidak mungkin pasalnya ia sudah berada di jepang ia menjadi ceo muda di perusahaan terkenal di jepang dan beberapa perusahaan di luar negeri.

Orion,sudah lama aku tidak melihat wajahnya,walaupun aku sering melihat dirinya di layar televisi.
Dia juga adalah seorang Ceo muda terkenal di negaranya dan di dunia,kesuksesannya benar-benar sangat mengangumkan.
Bahkan publik sudah tau tentang pertunangannya dengan Roslin.

Jika kembali mengingat hal itu hanya membuat ku menjadi sedih tapi itu dulu,aku sekarang tidak peduli dengan pertunangan mereka,karena aku bahagia.

"Zelda."suara pria yang terdengar dingin
"Mavis,mau apa lagi kemari baru 5 jam yang lalu kau disini,dan sekarang kau malah kembali lagi,kau tidak bosan."ujar ku

Dia Mavis adalson,dia juga seorang Ceo muda di sebuah perusahaan elit di jepang,ia cukup terkenal,hanya ia tidak seterkenal ken,kami satu sekolah smp,kami sangatlah dekat,aku tidak menyangka kedekatan kami berlanjut hingga kami dewasa.
Aku dengar dari beberapa orang jika ia menyukai ku,tapi aku tidak terlalu percaya karena bisa saja kabar itu salah.

"Mana mungkin aku bosan apa lagi melihat wajah cantik mu."jawabnya
"Entah kenapa aku menjadi geli sekarang."ujar ku dengan suara berbisik
"Kau mengatakan sesuatu?"tanya mavis
"Tidak ada,jika kamu tidak memiliki urusan lain dengan ku lebih baik kamu pulang saja,aku harus menyiapkan baju-baju dan barang-barang yang harus ku bawa besok."jelas ku sambil mengambil tumpukan baju.
"Mau ku bantu kelihatannya banyak sekali."tawar mavis
"Tidak usah aku bisa sendiri,terima kasih."ujar ku sambil menunduk memberi hormat
"Ya sudah aku pulang ya."ujar nya berjalan keluar dari kamar ku dan aku terpaksa mengantarnya hingga ke depan pintu mansion ku
"Sampai jumpa."

Setelah dia pergi aku segera kembali ke kamar bukan untuk merapihkan baju-baju ku melainkan berbaring di kasur Queen size ku.

"Apa mungkin aku bisa bertemu dengan nya."gumam ku sambil menatap langit-langit kamar ku"itu tidak mungkin dia pasti akan sangat sibuk,dari pada memikirkan hal itu lebih baik aku tidur saja ya,lagian pakaian-pakaian ku sudah beberapa yang masuk kedalam koper."

Keesokan harinya.

Aku yang baru saja siap dengan mengenakan

Aku yang baru saja siap dengan mengenakan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Best Friend Is GhostTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang