Aku terjebak dalam kabut putih
Di tengah senja yang terik
Berada di pertengahan hari
Aku terkurung dalam kabut putih
Tak bisa keluar dalam putihnya kehidupan
Serasa tak ada celah di mana-mana
Dadaku sesak
Semuanya menyesakkan
Aku sendirian
Terjebak di kabut putih
Merasa tak ada ujung
Makin lama semua semakin menyempit
Nafasku semakin sesak
Sampai mataku terbuka
Melihat dunia begitu mengerikan
Ketakutan masih menghantui
Sampai burung-burung berterbangan
Hinggap di jendela kayu
Udara segar pagi mengelilingi
Semua terasa lega
Semestaku tak seindah bayangan
Semestaku tak seburuk khayalan
Mereka indah
Semua indah
Aku dan semestaku
Mencoba terus meraih bintang indah di langitku
Sabtu, 19 Agustus 2017
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Rindu Pagi
Poesía[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa
