Terduduk aku dalam sepi
Pikiranku bergerak mundur seiring sunyi
Hingga bayangan ini
Terjadi begitu nyata
Sesak dalam kesunyian
Sesak dalam hiruk pikuk jalanan
Begitu banyak orang berlalu-lalang
Dan aku terdampar di tepi jurang
Begitu indah sebuah alkisah
Tentang persahabatan beberapa remaja
Dan semua terpampang nyata
Keinginan bersama selalu hanya jadi mimpi
Aku Berteriak
Sekuat tenaga
Hingga bergema ke semua penjuru
Hati ini tidak sedang baik-baik saja
Hati ini tidak sedang bahagia
Hati ini hanya sebuah kayu lapuk
Yang kapan saja bisa rapuh
Dedaunan kering telah terlepas dari rantingnya
Semilir angin bertiup kuat
Menerbangkan harapan setinggi langit
Dan tak lama jatuh secara perlahan
Sabtu, 23 September 2017
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Rindu Pagi
Poesía[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa
