Hujan yang turun di Bulan Desember
Begitu dingin udaranya membungkus kota
Jarum jam terasa semakin cepat berdetak
Harapku bisa mengembangkan senyum
Harapku tawa menggema dalam kehangatan
Orang-orang begitu bahagia berkumpul
Tawa canda menjadi penghias dalam sebuah forum
Namun
Seramai apapun sekelilingku sekarang
Sekeras apapun tawa-tawa itu menggema di telingaku
Bibirku tetap dalam garis lurusnya
Tak ada binaran kebahagiaan dalam mata
Ekspresiku tetap datar
Walau tawaku menyembur
Itu hanya sebuah kepalsuan belaka
Sabtu, 30 Desember 2017
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Rindu Pagi
Poetry[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa
