Dalam tebing tinggi
Yang pertahanannya tinggi menjulang
Terlihat kokoh dari satu sisi
Namun perlahan
Tebing itu akan runtuh
Sisi-sisinya akan terkikis
Seiring waktu berjalan
Aku rindu
Merindu pada seseorang
Yang tak bisa ku peluk
Hanya bicara lewat barisan aksara
Tak pernah bertatap muka
Waktu telah lama berjalan
Namun aku mulai merasa rindu
Pada kalian
Setiap malam kita bertegur sapa
Lewat lelucon dan bahasan apa saja
Dengan kekonyolan di tengah malam
Kini hanya tinggal lampu menyala temaram
Ku tahu
Kita bahkan tak pernah bertemu
Tapi bisakah?
Kau muncul sebentar saja
Menyapa kami
Yang diam-diam merindu padamu
Minggu, 26 November 2017
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Rindu Pagi
Puisi[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa
