Dalam riuhnya suara angin
Dalam indahnya semesta khayalan
Dalam gelapnya malam
Dalam teriknya siang
Aku masih bersama semuanya
Di tengah keramaian bintang
Bulan sabitku melengkung
Hati yang dingin menghangat
Aku tetap diriku
Yang terdiam kala semua tertawa
Yang terdiam kala semua sibuk bercanda
Tak tahu apa yang harus ku lakukan
Hanya diam tanpa suara
Dengan rangkaian aksara terajut dalam diam
Berharap lebih merekam potretan memori ini
Dinginnya malam bertabur bintang
Indahnya lautan biru samudera
Semesta begitu indah
Begitu luas tak terbayangkan
Dalam rindu yang terobati
Senja mulai tersenyum kepada Pagi
Ternyata berpisah tak seburuk mimpi
Dan terpisah tak membuat kita berhenti bermimpi
Rabu, 30 Agustus 2017
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Senja Rindu Pagi
Poetry[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa
