BEST HUSBAND 23

36K 1.6K 33
                                        

Ketika hati sudah saling terpaut. Maka akan sulit melepaskannya.

Suasana cafe Ralore sangat romantis menurut Sesil. Cafe ini seakan di desain khusus untuk para pasangan yang ingin menikmati makan malam atau sekadar mengobrol saja. Sangat cocok untuk Reyhan dan Sesil yang tengah mengadakan kencan pertama mereka.

Lilin putih yang bebaris rapi di sepanjang sudut cafe, di tambah dengan bunga mawar yang mengiasi langit-langit cafe, berhasil membuat Sesil tak henti-hentinya berdecak kagum.

Reyhan yang melihat Sesil sedang memandang seluruh sudut cafe hanya mampu mengembangkan senyum. Reyhan lantas menggenggam erat jemari Sesil.

"Apa kau suka tempat ini?" Tanya Reyhan. Sesil menoleh, lantas mengembangkan senyum antusias nya.

"Sangat. Aku sangat suka tempat ini, terlihat sangat romantis."

Reyhan kembali mengembangkan senyumnya, kini semakin lebar.

"Syukurlah, tadinya aku takut kau tidak menyukainya."

"Nggak. Aku sangat menyukainya Rey."

"Emmm, boleh aku jujur?"

"Jujur untuk hal apa?"

"Jujur jika kau malam ini terlihat sangat cantik."

Blus, lagi lagi dan lagi Sesil berhasil di buat blushing oleh Reyhan. Pipinya kembali merah padam.

"Dasar gombal."

"Aku tidak gombal, aku berkata jujur, jika kau tidak percaya, kau boleh membuktikannya."

"Buktikan apa? Bagaimana aku membuktikannya?"

"Emmm aku bisa membuktikannya dengan menciumu di disini, agar orang-orang tau jika wanita yang sekarang ada di hadapanku terlihat sangat cantik dan membuatku ingin menciumnya terus." Reyhan tersenyum nakal.

Sesil mendaratkan cubitan pedasnya di perut six pack Reyhan. Membuat Reyhan memekik kesakitan.

"Jangan macam-macam, atau kau tak akan ku ampuni!" Ancam Sesil. Nyali Reyhan ciut seketika mendengar ancaman Sesil.

Reyhan mengelus lembut rambut Sesil. Mencoba merayu Sesil agar tidak marah.

"Tidak Sayang, aku hanya bercanda. Kau jangan menganggapnya serius ya?"

"Aku sudah menganggap nya serius!"

Bodoh. Reyhan terus merutuki dirinya dalam hati. Kenapa dia mengusik ketenangan macam betina? Kalau sudah ngambek begini, Reyhan bisa apa? Yang ada dia kena semprot dan selalu disalahkan yang pada akhirnya akan memicu pertengkaran dengan Sesil yang mencueki Reyhan.

"Maafkan aku Sil, aku hanya bercanda, emmm, sebagai ganti rugi, aku rela melakukan apapun untukmu."

Sesil menarik senyum, "yakin kau ingin melakukan apapun untuku?" Tanya Sesil antusias.

"Iya."

"Kau tidak ikhlas ya?"

"Aku ikhlas."

"Yakin?"

"Iya. Kau tidak perlu khawatir aku tidak menepati janji yang keluar dari mulutku."

"Baguslah."

"Tapi jangan minta yang aneh-aneh." Reyhan mulai curiga Sesil akan melakukan yang aneh-aneh pada Reyhan.

"Ishh masa sudah takut duluan sih?"

"Aku bukan takut, hanya..... aku mencium gelagat yang kurang enak darimu."

Best Husband [Sudah Terbit]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang