BEST HUSBAND 36

36.3K 1.6K 55
                                        

Mumled "Sesilia Lucyana"
***

Hanya bersamamu, aku merasakan manisnya di cintai oleh seseorang.

Gery kembali ke rumah Dina, setelah sebelumnya ia pergi ke Bandung, karena ada keperluan disana, Gery akan kembali ke rumahnya hari ini. Gery mengernyitkan dahi mengetahui keadaan rumah Dina yang sepi.

Tidak biasanya rumah sepi begini? Kemana Sesil dan Dina?

Gery memutuskan untuk menemui Dina di kamarnya, ia melenggang menuju kamar Dina yang terletak di lantai dua.

Langkah Gery terhenti ketika mendengar pembicaraan seseorang di telpon, Gery berdiri diambang pintu kamar Dina, ia tidak masuk, melainkan mengintip Dina.

"Sil, apa kau sudah sampai di Bali?"

Gery tergelonjak mendengar perkataan Dina. Ia benar-benar terkejut mengetahui jika Sesil sedang pergi ke Bali. Ya,Dina mengetahui jika Sesil dan Gery sedang berlibur disana, Dina juga kasihan pada Sesil karena akhir-akhir ini murung terus, jadi, Dina membiarkan Sesil pergi, dan Dina akan menjaga Gery. Gery semakin mentajamkan pendengarannya agar semakin jelas mendengar pembicaraan Dina dengan Sesil.

"Sil, tapi Gery belum mengetahui jika kamu lagi ke Bali, aku harus bilang apa padanya?"

"....."

"Apa kau yakin Gery tidak akan curiga?"

"....."

"Baiklah, aku akan mengatakan jika kau sedang ada urusan di luar kota. Oke, kau juga sepertinya sedang ingin berduaan dengan Reyhan, aku tidak mau mengganggumu, aku tutup dulu ya telponnya, bye Sil."
Dina menutup telponnnya, disisi lain, Gery semakin membulatkan mata tak percaya jika Sesil sedang berlibur ke Bali bersama Reyhan.

Dina keluar dari kamarnya, alangkah terkejutnya Dina ketika melihat Gery yang sudah berada di depan pintunya.

"Gery? Kapan kau kembali?" Tanya Dina heran sekaligus gugup, gugup karena takut Gery mendengar pembicaraannya dengan Sesil.

"Iya Din, aku datang kesini hanya untuk mengambil pakaianku, aku akan kembali saja ke rumahku, lagian aku sudah sembuh, kepalaku tidak pusing lagi," ucap Gery penuh kedustaan.

"Yakin kau sudah sembuh?"

"Iya, aku yakin. Ngomong-ngomong Sesil kemana? Kenapa dia tidak terlihat?"

Dina terdiam sejenak, sepersekian detik Dina bergeming, sebelum ia kembali mengeluarkan suaranya.

"Sesil sedang ada urusan kantor di luar kota, jadi untuk beberapa hari dia harus tinggal disana." Jelas Dina.

"Kau yakin kan Din? Kau tidak berbohong padaku kan?" Tanya Gery dengan nada menyudutkan Dina. Dina hanya mampu menelan salivanya kasar.

"Ng-nggak kok Ger, aku tidak berbohong, aku berkata yang sebenarnya," ucap Dina gugup.

Gery hanya mengangguk, lantas berpamitan untuk mengambil baju dan pulang ke rumahnya.

Sial! Kenapa Sesil bisa pergi ke Bali? Untuk apa dia ke Bali? Aku yakin, dia tidak pergi sendiri, dia pasti pergi bersama Reyhan.

***

Sesil berlari kesana kemari, menikmati deburan ombak yang menghantam kakinya, Sesil begitu bahagia, apalagi, dia mengabiskan kesenangan ini dengan pria yang di cintainya, Reyhan. Kebetulan, pantai Kuta hari ini tidak terlalu ramai seperti biasanya, sehingga Sesil dan Reyhan bisa menghabiskan waktu bersama dengan tenang.

Best Husband [Sudah Terbit]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang