___<><><>___
Hari, bulan dan tahun telah berganti. Tak terasa usia Rafa, anak semata wayang Ali dan illy menginjak 4 tahun. Rafa kian makin aktif dalam bergerak. Tingkahnya yang membuat semua orang tertawa geli karena lelucon yang di buatny.
Rafa tumbuh menjadi anak yang tampan seperti Ali. Rafa penurut meski sering kali sifat manjanya pada illy tak pernah hilang. Lain halnya pada Ali, jika pada illy, Rafa selalu manja. Namun, jika ke Ali, Rafa selalu merengek minta di belikan mainan dan minta di gendong bila ingin tidur.
"mamaaa... Papa akal... " teriak anak kecil yang baru berumur 4 tahun menghampiri illy dan langsung memeluk illy.
Illy dengan sigap membalas pelukan anak kecil yang memanggilnya dengan sebutan 'mama' itu. Ya, anak kecil itu Rafa. Anak Ali dan illy yang sekarang tumbuh menjadi anak yang lucu dan menggemaskan. Sifatnya turun dari Ali yang membuat illy kerepotan karena harus melayani 2 orang yang kerasa kepalanya tak ketulungan itu. Illy hanya bisa bersabar dan menggeleng-geleng kan kepalanya ketika melihat Ali dan Rafa yang berebutan makanan yang ia masak. Setiap hari di rumahnya selalu ramai oleh suara teriakan Rafa yang tengah bermain dengan Ali. Maka, tak jarang pula Ali menjahili Rafa membuat illy kewalahan untuk menghentikan aksi jahil Ali itu.
Seperti sekarang ini. Ali, illy dan Rafa tengah duduk bersantai di taman belakang yang memang Ali sediakan di rumahnya. Mereka tengah asik mengajak Rafa bermain. Berhubung sekarang weekend. Ali menyempatkan waktunya untuk bermain dan berkumpul bersama anak dan istrinya.
"Kenapa sayang? " tanya illy lembut mengelus rambut halus anaknya yang tengah berada dalam pangkuannya.
" papa akal ma, tadi lafa di celiticin campek jeli. " sungut Rafa memanyunkan bibirnya ke depan membuat illy gemas.
" uhhh... Kasian anak mama. Yaudah kita serbu papa yuk biar papa gak nakal lagi sama Rafa." ucap illy yang mendapat anggukan dari Rafa.
Baru saja illy bangun dari duduknya sembari menggendong Rafa. Terlihat Ali dari arah depan yang kini mendekati mereka.
Rafa yang melihat Ali mendekat. Ia merengek pada illy.
"mama... Icu papa ma, cerbu papa ma bial dak akal agi. " ucap Rafa dengan suara cadelnya.
Illy menunduk menatap anaknya yang masih berada dalam gendongannya.
" huhh.. Hhhh ternyata anak papa udah ada di sini sama mama. " ucap Ali dengan nafas ngos-ngosan.
Ali menghampiri illy yang menggendong Rafa.
" Ali. "
" hmmm.. " jawabnya sambil duduk di kursi samping illy.
" kamu gelitikin Rafa lagi? "
Ali yang mendengar pertanyaan istrinya seketika menoleh pada sang istri diiringi cengirannya.
" tuh can ma, papa akal. " ucap Rafa.
" Biar mama jewer ya. " ucap illy yang langsung mendapat anggukan antusias dari Rafa.
Illy menjewer telinga Ali yang membuat tawa Rafa pecah melihat wajah papanya yang kesakitan akibat di jewer oleh mamanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ku Ikhlaskan Dirimu
FanfictionCinta tak direstui?? Itulah yang dirasakan oleh dua insan yang saling mencintai ini 'Ali Fachri Firdausi dan Aprillya Putri Anastasya' Mereka berjuang untuk mendapat restu dari ibu Ali dan perjuangan mereka mendapat hasil yang memuaskan. Namun...
