Kampus

719 54 2
                                        

Hanna mengililingi kampusnya, menikmati hari pertamanya berkuliah di sana, menikmati keindahan pemandangan sekitar. Udara yang masih segar.

"Hanna Atiba..."

Profesornya memanggil dengan suara terbata dan dengan akhiran yang seharusnya 'fa' bukan 'ba'. Namanya Hanna Atifa, namun sang Profesor punya aksen yang beda, khas Korea. Hanna hanya tersenyum mengingatnya.

"네, 교수님. (Ne, Gyosunim) ya, Prof. " Jawab Hanna membuat sang Profesor mencari asal suara anak didiknya. Lama sang Profesor menatap Hanna, jilbab yang digunakan Hanna menarik perhatiannya serta kagum melihat dokumen transkrip nilai-nilainya yang nyaris sempurna.

"Jilbab. Islam. Nilai yang sangat mengesankan. 당신은 현명합니다 (dangsineun hyeonmyeong hamnida) kamu pandai. Pertahankan"

Pujian itu sontak membuat pelajar yang lain melihat kearahnya sambil tersenyum dan bertepuk tangan ringan membuat kelas riuh sejenak. Hanna menunduk malu tapi kemudian bangkit dari kursinya lalu membungkuk, mengucapkan terima kasih.

"감사합니다. (Gamsahamnida). Terima kasih." Jarang sekali Dosen apalagi Profesor di sini memberikan pujian dengan mudahnya.

"Alhamdulillah", hati Hanna mengucap syukur.

Pandangan Hanna tertumbuk pada kursi taman yang di kelilingi pepohonan yang teduh. Hanna memutuskan duduk di sana, mengeluarkan silabus perkuliahannya serta membaca ulang pelajarannya.

"Doooorrrr...!!!"

"Astagfirullah... Donitaaa kamu ngagetin aku aja deh..."

"Habis kamu ngelamun aja sih, Han" Donita tekekeh melihat Hanna yang masih memasang duck face.

"Eh, gimana hari pertama kamu di kelas? Menyenangkan? Profesornya gimana, killer nggak?" Pertanyaan Donita yang bertubi-tubi kepada Hanna akhirnya mengundang senyum juga di wajah manisnya.

"Hmmmm..... kasih tahu, nggak yaaa..." Godanya pada Donita, kontan saja Donita mencubit lengan sahabatnya itu.

"Issshh.... ya haruslah.. biar aku nggak penasaran."

Dia berkedip genit ke arah Hanna yang membuat tawanya meledak. Hanna membagi pengalaman pertamanya di kelas tadi kepada Donita yang disambut dengan gegap gempita. Selesai mereka bercerita di kursi taman, Donita mengajak Hanna mampir ke kantin yang buat Hanna seperti restoran, makanan yang bersih dan penyaji yang memakai masker transparan juga sarung tangan pelastik membuat kesan yang higienis.

Belum lagi area makan yang luas serta tertata rapi, dia sama sekali tidak menemukan sampah, baik di atas meja maupun di bawahnya. Tidak ada bau, semuanya bersih.

"Hmmm... kalau begini makan akan terasa sangat menyenangkan" pikirnya.

Selesai mereka makan, Donita mengajak Hanna berkenalan dengan teman-teman baik mahasiswa asli Korea maupun yang seperti Hanna. Mereka ada yang dari Inggris, India, Thailand, Singapore, Malaysia dan juga Indonesia seperti dirinya dan Donita. Ada chemistry yang begitu kental antar sesama pendatang yang membuat rasa persahabatan cepat tercipta. Sekali lagi Hanna mengucap syukur kepada Allah, Tuhan yang begitu baik padanya.

"Alhamdulillah ya, Rabb.." batinnya.

Hanna begitu menikmati hari pertamanya di kampus, kelasnya, teman-temannya bahkan dia menikmati pelajaran yang seluruhnya menggunakan bahasa Korea. Pantas saja pihak universitas begitu ketat menetapkan kriteria kepada calon mahasiswa yang akan diterimanya dari mulai TOEFL yang harus minimal 550, lalu IELTS 6.5 kemudian TOPIK yang minimal harus sudah dilevel 4, ini semua disebabkan oleh kurikulum mereka yang pada awalnya masih seluruhnya menggunakan bahasa aslinya yaitu Korea, lalu nantinya baru akan ada kelas yang menggunakan bahasa Inggris. Untung saja pihak universitas tidak meminta TOEIC juga sebagai syaratnya.

Dengan standar yang mengharuskan mahasiswanya pandai, tentu saja di hari pertama Hanna dan teman - teman sekelasnya sudah di beri tugas oleh sang Profesor. Tantangan baru menyenangkan disambut gembira olehnya.[]

[]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Test of English as a Foreign Language

Internasional English Language Testing System

Tes Of Proficiency In Korean

Test of English for International Communication

Annyeonghaseyo, Korea! [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang