"Aku gak mau naik ini! Aku berangkat sendiri aja!" Ucap sisi saat keduanya berada di luar rumah. Digo berdecak kesal menoleh ke arah sisi.
"Kenapa sih?! Ini adalah cara tercepat buat sampai kampus!" Ucap digo. Sisi mendegus kesal.
"Gak yah! Aku gak pernah naik motor gede gini! Mending naik bus aja. Kalau aku jatuh gimana?! Kamu mau tanggung jawab?!" Tanya sisi kesal. Digo melotot kesal menatap sisi.
"Belum juga gue apa apain minta tanggung jawab aja lo! Lagian lo istri gue! Ngapain pake tanggung jawab!" Jawab digo. Sisi menatapnya sinis.
"Dasar cowok mesum arrogant!" Sinis sisi.
"Sekarang lo naik atau lo pergi aja naik bus terserah lo!" Ucap digo dan naik ke atas motor sport ninja warna putih miliknya. Dia memakai helmnya dan menyalakan motornya. Dia menoleh ke arah sisi dan mengisyaratkannya untuk naik. Namun sisi hanya diam menatapnya kesal.
"Aku naik bus aja!" Putus sisi kesal. Dia berjalan meninggalkan digo yang terdiam menatapnya datar di balik helm.
Sisi baru saja berjalan beberapa langkah dia menghentikan langkahnya dan berjalan ke arah digo. Wajahnya di tekuk masam dan menatap digo jengkel. Di balik helmnya digo tersenyum miring.
"Kenapa balik lagi?! Katanya mau naik bus aja?" Tanya digo datar. Sisi mengerucutkan bibirnya kesal. Dia naik ke atas motor digo dengan hati jengkel.
"Aku gak punya uang buat naik bus!" Ucap sisi jutek. Dia menjaukan dirinya dari digo takut menyentuhnya. Digo hanya tersenyum miring dan melajukan motornya meninggalkan rumah keluarga syarief.
●
Suasana kampus terlihat ramai. Kehebohan terjadi saat digo datang. Apalagi melihat digo pewaris tunggal keluarga syarief nan tampan itu datang dengan motor sport miliknya dan menggonceng sisi si gadis kutu buku yang pendiam dengan wajah juteknya. Mereka saling berkerumun melihat ke arah tampat parkir melihat digo dan sisi. Saling berbisik membicarakan mereka.
Sisi gadis itu yang dengan beraninya sudah membentak seorang digo syarief kini malah datang ke kampus bersama? Keduanya yang saling bertengkar di pertemuan pertama mereka kini malah bersama? Para mahasiswa dapat melihat senyum kemenangan digo dan raut wajah kesal sisi dari kejauhan.
"Digo kok bisa datang sama cewek cupu itu?"
"Bukannya cewek itu yang bentak digo di taman yah?"
"Sisi kok gak pake kacamata lagi?!"
"Eh eh eh lihat baju cewek itu? Bukannya itu baju cowok yah? Pasti itu baju punya digo!"
"Wahh... jangan jangan mereka habis lakuin hal hal yang iya iya nih! Lihat aja wajah digo seneng gitu!"
Senyum kemenangan digo berganti datar mendengar bisikan itu. Dia melepas kacamata hitam yang baru dia pakainya. Matanya menatap tajam seorang anak laki laki yang berdiri tidak jauh darinya. Melihat tatapan tajam itu membuat pemuda itu menunduk.
Sisi yang sedari tadi tidak menyadari apa yang terjadi di kampusnya hanya diam menatap digo di depannya karena dia sudah turun dari motor digo. Tangannya mengadah ke depan digo. Digo menatap tangan itu heran dan menatap sisi.
"Apa?!" Tanya digo datar. Sisi memutar bola matanya kesal.
"Ya minta uang lahh..!!!" Jawab sisi kesal. Semua mahasiswa di sana ternganga kaget mendengar pekikan sisi. Suasana kampus semakin di buat heboh mendengar sisi meminta uang.
"Kok sisi minta uang sih ke digo? Emangnya digo bapaknya apa?!"
"Waahh... jangan jangan bener lagi mereka abis lakuin hal yang iya iya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr. Arrogant My Husband
Romance"Aku tidak akan pernah mau jika aku harus di jodohkan dengan cowok sepertimu yang gayanya terlalu sok keren dan sombong! Apalagi kelakuanmu yang menyebalkan itu membuatku semakin muak!" - Sisi Oliviani "Lo harus terima perjodohan ini! Gue gak mau ka...
