"Jadi--"
Tok! Tok! Tok!
"Excuse me, Sir," ucap seseorang yang tak lain merupakan sekretaris Alex, "Rapat Anda akan segera dimulai, Sir. Saya sudah menyiapkan semuanya, Anda tinggal menghadirinya."
Alex melirik jadwal yang tertera di sebuah kertas di atas mejanya. Ya, 5 menit lagi rapatnya akan segera dimulai.
"Terima kasih, Hailey. Kau boleh pergi, aku akan datang 3 menit lagi."
Setelah kepergian Hailey, tatapan Alex kembali pada Justin. Berbeda dengan tadi, kini tatapannya seakan menghantarkan rasa maaf untuk Justin.
"Mungkin lain kali, aku akan menghubungimu lagi." Seakan mengerti, Justin langsung bangkit dari duduknya.
"Selalu jaga Kayreen, Justin. Kau bisa datang lagi kesini, bila aku sudah mengirim pesan padamu,"
"Ya."
***
Kayreen tengah terbaring di ranjangnya dengan mata menerawang langit-langit kamarnya. Sedang pikirannya melayang pada kejadian tadi. Ia berpikir, bagaimana bisa dirinya menjadi semarah itu hanya karena hal sepele?
Disisi lain, ia merasa ia tak sepenuhnya bersalah. Tentu saja salah Justin yang dengan tiba-tiba menyuruhnya pulang sendiri dengan nada ketus yang membuatnya kesal.
Kayreen menghembuskan napasnya sekali dengan keras, meluapkan kekesalannya.
"Sudahlah," kata Kayreen akhirnya.
Di tengah-tengah keheningan, sebuah deringan ponsel membawa jemari-jemari lentik Kayreen meraih benda pipih itu.
Sebuah pesan.
From: My Bae❤
Sayang..
Kayreen mendelik menatap nama yang tertera papa pengirim. My Bae? Dan tanda cinta? Sejak kapan ada nama kontak seperti ini di ponselnya? Ah, pasti ulah Justin, pikir Kayreen yang memang tepat sasaran.
Mengingat Kayreen masih kesal dan sedikit tersakiti karena sikap Justin tadi siang, gadis berambut cokelat itu mengunci ponselnya dan meletakkannya di atas nakas, setelah sebelumnya mengaktifkan mode silent pada ponselnya.
Namun kemudian, nalurinya bergerak untuk kembali mengambil ponselnya. Sebuah pesan lagi, namun dari lain pengirim.
From: My Cutie Boo❤
Aku menginap di apartemen Sarah, Sweetheart. Jangan tunggu aku pulang. Bila kau lapar, kau bisa membuat beberapa makanan atau memesannya.
Love ya,
Kayreen mendesah pelan, sempurna, batinnya. Dia akan kembali kesepian di rumah.
Walaupun ia merasa senang kakaknya bisa memberikan waktu kepada kekasihnya disela-sela kesibukannya, namun tak dipungkiri bahwa Kayreen terkadang merasa kesepian dan rindu. Rindu pada kakaknya. Namun, apa yang bisa ia perbuat?
Sebuah pesan kembali masuk.
From: My Cutie Boo❤
Aku tahu kau sedang kesepian. Jangan khawatir, Justin segera sampai. Dia akan menemanimu. Aku percaya pada Justin, tenang saja.
Lagi-lagi Kayreen melotot menatap pesan yang baru saja sampai. Apa-apaan? Dengan mudahnya Alex menyuruh Justin menemaninya? Dan, sejak kapan Alex mengenal Justin? Kayreen ingat betul saat pertama pertemuan Alex dengan Justin tidak menyenangkan. Bahkan Kayreen yakin Alex sedikit kesal dengan perkataan Justin waktu itu. Namun sekarang? Takdir memang mengejutkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Complicated (JB)
FanfictionHidup ini sangat rumit. Lalu, siapa yang akan kau salahkan dari kerumitan ini? Dan, bagaimana bila kau sendiri yang menyebabkan kerumitan itu?
