{Vote dan Komen}
"Berbohong Atau Dibohongi? Kita Tinggal Pilih, Mana Yang Akan Kita Ambil!"
--SangAlumniHati--
[Sekolah] Almira berjalan dengan sangat cepatnya menuju kelas.
"Aww... "
Teriak Almira.
Ketika melihat ke atas ternyata laki-laki yang menabraknya adalah Kevin, ya Kevin yang dulu nolongin pas aku kejedot gerbang sampai pingsan.
"Kevin?"
Almira menatap Kevin.
"Almira?, how are you?"
Tanya Kevin.
"Fine and you?"
Almira sedikit tersenyum.
"Baik, udah lama kita gak ketemu yah, hampir 9 bulan loh, terakhir kita bertemu pas si gendut bilang aku pais tumila" Kevin tersenyum.
"Haha, sudahlah Prita turun 10 kg"
"O yah?, gak percaya" Kevin tertawa.
Menyadari hal utama yang akan di kerjakan, Almira pamit akan ke kelas.
"Aku duluan"
Dengan cepat Kevin memegang tangan Almira dan menariknya ke Taman sekolah.
"Kevin, mau kemana?"
Tanya Almira yang di abaikan Kevin.
"Ikuti saja"
Benar, Kevin membawa Almira ke Taman sekolah dan langsung menyuruh Almira duduk.
"Kamu ada masalah sama Aqlah?"
Tanya Kevin serius.
"Kok tahu?, dari siapa?"
Almira menatap Kevin serius.
"Sindy"
Jawab Kevin singkat.
"Sindy?, dia teman kamu?"
Almira kembali bertanya.
"Bukan, dia teman pacarku"
Jawab Kevin singkat.
"Oh, bukannya Sindy suka sama Aqlah?"
Kevin berusaha mendapatkan jawaban dari Almira.
"Iya-iya, oh ya Ada masalah?"
"Ya, 5 bulan terakhir sikaf Aqlah berubah drastis, dan aku gak tahu apa sebabnya dan kenapa, aku gak merasa buat kesalahan tapi Aqlah jadi berubah drastis"
"Sikapnya kasar?"
Pancing Kevin.
"Dulu, (Kevin menyiapkan handphonenya untuk merekam), benar kata Prita, buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya, mungkin itu kalimatnya aku lupa, tapi yang aku tahu sikap Aqlah pasti gak jauh dari orangtuanya, aku kira Aqlah beda dengan adiknya Noufam, tapi mereka ternyata sama, sama-sama pengecut, php setiap wanita mungkin karena didikan orangtuanya. (Kevin mematikan rekamannya), tapi inget itu dulu, pas aku liat dia dingin kaya mayat idup, haha becanda"
Jelas Almira.
"Sudah jangan gitu, Aqlah baik"
"Maaf tadi opini aku pas 1 minggu baru kenal dia , ya aku akui kok Aqlah itu baik banget, aku tahu itu karena aku pacarnya"
"Almira, apa ada masalah?"
Tanya Kevin kembali.
"Ya, udah 5 bulan sikapnya berubah, oh ya Kevin, aku mau kamu bantu aku ya buat bilang ke Aqlah, jika aku menunggu kabarnya."
Prita POV
"Almira mana sih"
Prita sedikit kesal.
Karena mau buang air kecil, Almira pergi ke toilet, ketika akan masuk toilet, ia mendengar suara Aqlah.
"Gue sayang sama ibu gue, jadi lo gak berhak buat tanyakan didikan orang tua gue dan ngejelek-jelekin ibu gue, dengar itu!"
Aqlah berteriak.
Ketika Prita masuk, ia melihat Aqlah memukuli laki-laki kelas 12 Sosial 3, sepertinya dia sangat tidak menyukai Aqlah.
"Prita?, ngapain di sini?"
Prita pun langsung lari menuju kelas, ia tahu jika Aqlah itu suka berantem. Ketika sudah di kelas, Aqlah datang dengan wajah penuh bersalah dan menghampiri Prita.
"Prita jangan bilangin sama Almira, aku gak mau kehilangan dia, dan jika aku kehilangan Almira, aku bakal akhiri hidup aku"
Aqlah melihati Prita.
Pikiran Prita tentang Aqlah yang suka berantem hilang ketika mendengar cerita Aqlah.
"Kenapa tadi mukulin dia"
Tanya Prita.
"Karena... "
.
29 Maret 2018
Vote & Komen
KAMU SEDANG MEMBACA
Sang Alumni Hati [Selesai]
Teen FictionDialah laki-laki yang singgah dihatiku dan dialah laki-laki yang membuatku menutup mata dan hatiku untuk laki-laki lain, Aku tidak pernah bisa melupakan dia karena dia adalah Sang Alumni Hatiku, Alumni hati yang masih membuatku ambigu ketika melihat...
![Sang Alumni Hati [Selesai]](https://img.wattpad.com/cover/136963046-64-k880859.jpg)