"Mereka bilang cinta bisa dimulai dalam 0,2 detik. Yang aku butuhkan adalah 0,2 detik untuk jatuh cinta. Ini disebut cinta pada pandangan pertama. Makanya aku akan mengaku bahwa aku mencintaimu. Bahwa kau adalah hadiah, cinta, dan takdirku."
-Noh Ji...
Yang bertandatangan di bawah ini : Nama : Fragita Deviana Pramurdito Jenis Kelamin : Perempuan Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 31 Mei 1991 Alamat : Jl. Mawar Melati No. 16, Jakarta Pekerjaan : Karyawan Swasta No KTP : 0031051692
Menyatakan dengan benar menyaksikan kejadian tabrak lari yang terjadi : Lokasi : Jl. Semuanya Indah 10, Jakarta Waktu : 21.18 WIB
Dan tidak mengenal korban yang memiliki ciri-ciri : Jenis kelamin : Laki-laki Kulit : Sawo Matang Pakaian : Kemeja Biru Rambut : Ikal Tinggi badan : 170 cm
Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya untuk dapat dipergunakan sesuai dengan keperluan tindak lanjut kejadian tabrak lari.
Hormat saya,
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Fragita D.P
***
Seperti itulah kira-kira surat penyataan yang harus ditandatangani oleh Gita sebagai saksi mata kejadian tabrak lari yang secara tidak sengaja dilihat olehnya. Entah kenapa hari itu termasuk ke dalam daftar hari paling sial baginya. Bagaimana tidak, telah terjadi sebuah peristiwa tabrak lari yang sangat mengerikan di hadapannya, yang bahkan tidak ada satu orangpun yang ingin melihat peristiwa itu. Begitu juga dengan Gita.
Setelah secara tidak sengaja melihat kejadian tersebut, seorang wanita yang bahkan sangat menghindari polisi karena tidak mau tercatat dalam sebuah catatan pelaku kriminal justru sekarang malah berurusan dengan mereka. Gita ditetapkan sebagai saksi untuk membantu melakukan proses penyelidikan para polisi setempat.
Apalagi salah seorang polisi yang memeriksanya itu adalah Ardan Bimantara, seorang polisi yang sangat angkuh dan juga keras kepala. Walaupun Ardan masih tergolong dalam polisi muda dan tampan, namun pangkatnya itu sudah amat patut dibanggakan. Ia telah berhasih menjabat sebagai Kapolsek yang diusianya yang masih terbilang muda. Bahkan anggota polisi lain yang mendapat pangkat itu masih cukup jauh lebih tua daripada usianya.
Biar gimanapun juga, Ardan yang notabennya sebagai polisi paling angkuh tersebut terkenal sangat baik dan tegas kepada para bawahannya. Terlebih lagi kepada keluarganya sendiri.
Semuanya bermula dari kejadian nahas itu. Yang menyebabkan Gita harus ditimpa masalah secara bertubi-tubi. Yang menyebabkan dia harus terus berhadapan dengan Ardan.
Tragedi yang membawa Gita ke dalam masalah justru dianggap oleh Ardan sebagai anugerah. Kenapa demikian?
__☆*☆__
Trailer
PERHATIAN!
Sebelumnyaguemaungasih tau ke kalian bahwaceritainimerupakanMURNIFIKSI. Dan ceritainibukanFanFiction ya, tapiROMANCE.
Cerita ini terinspirasi dari korean drama yang berjudul Suspicious Partner. Saya harap kalian tau apa bedanya dari terinspirasi dengan plagiat. Karena kedua hal tersebut sebenarnya sungguh berbeda. Terimakasih^^