{6} New Problem Come Again

513 54 29
                                    

Setelah insiden bedak milik Salsa yang pecah olehnya, keesokannya Gita pun menuju supermarket terdekat untuk mengganti bedak kesayangan adiknya itu. Ya bedak bayi adalah bedak kesayangan Salsa. Dan kebetulan hari ini adalah hari minggu, hari Gita mendapat jatah liburnya.

Kenapa Salsa masih menggunakan kosmetik untuk bayi? Padahal dia sendiri kan sudah beranjak remaja. Konon katanya, perlengkapan bayi tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya, jadi Salsa sangat suka. Hal itulah yang membuat kulit Salsa sangat halus seperti bayi. Terlebih lagi wajahnya yang masih tetap mulus hingga saat ini.

Jika ada peringkat hari paling melelahkan baginya, jelas kemarin itu termasuk ke dalam salah satunya namun masih berada dalam peringkat pertengahan. Sebab setiap hari adalah hari yang sangat melelahkan baginya. Gita selalu bekerja bagaikan kerja rodi yang ada pada saat penjajahan Belanda.

Untunglah dia mendapat jatah libur seminggu sekali, yaitu setiap hari minggu. Karena kalau tidak, yang ada Gita bisa stress karena pekerjaannya.

Sebenarnya bukan pekerjaannya itulah yang membuatnya stress. Tetapi jarak antara kantornya dengan rumahnya itu yang menjadi beban untuknya.

Kenapa bisa mendapatkan pekerjaan di kantor itu? Padahal letaknya lumayan jauh. Jawabannya adalah, karena uang. Ya, siapa yang tidak ingin bekerja di perusahaan PT. Rogers Corp? Perusahaan yang bergerak dalam bidang properti itu merupakan salah satu perusahaan terbesar di Jakarta.

Tentunya hampir semua orang yang sedang mencari pekerjaan sangatlah menginginkannya. Terlebih lagi iming-iming gaji karyawannya yang cukup 'wah'.

Gita sudah tidak peduli lagi masalah jarak, yang terpenting gaji bulanan yang diperolehnya itu bisa membantu perekonomian keluarganya. Dahulu, kehidupan keluarganya tidaklah semakmur saat ini. Ya walaupun saat ini kehidupan Gita juga tidak bisa disebut makmur. Namun, yang terpenting kedua orang tuanya itu bisa bahagia berkat kerja kerasnya.

Setelah berhasil menemukan sepaket perlengkapan bayi untuk adiknya, Gita pun segera menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

Gita meletakkan barang yang akan dibelinya itu diatas meja kasir, kemudian dia langsung mengambil kartu ATMnya yang akan digunakannya untuk membayar barang itu. Dan mulai mengetikan pin di mesin gesek kasir tersebut.

"Maaf mbak, kartu ATM mbak pin nya salah," kata mbak-mbak penjaga kasir kepada Gita.

"Loh perasaan benar kok mbak," sahut Gita tidak terima.

"Silahkan coba lagi mbak," kata penjaga kasir itu lagi dan kemudian Gita mulai mengetikkan pin nya lagi.

"Maaf mbak, pin nya masih salah."

Gita menghela nafasnya berat. "Bentar ya mbak, saya coba telepon papah saya dulu. Soalnya itu kartu ATM miliknya, mbak."

"Mbak pencuri ya?" Tuduh sang penjaga kasir secara tiba-tiba.

"Mbak jangan asal nuduh saya seperti itu dong! Mana ada orang cantik seperi saya ini menjadi pencuri!" protes Gita yang membuat penjaga kasir lainnya turun tangan.

"Boleh saya lihat KTPnya mbak?" kata penjaga kasir yang lainnya.

Gita pun langsung merogoh tasnya untuk mencari keberadaan KTPnya tersebut.

ISSUESTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang